Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Pesan Sri Mulyani untuk Santri Milenial

Mantan Direktur Bank Dunia tersebut mengatakan saat ini teknologi sudah sangat maju dan masuk dalam semua aspek kehidupan. Contohnya adalah media sosial yang menjadi wahana untuk berkomunikasi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan kuliah umum bertema Digital Disruption : Peluang dan Tantangan Membangun Pondasi Ekonomi Indonesia 2045, di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/4)./ANTARA-R. Rekotomo
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan kuliah umum bertema Digital Disruption : Peluang dan Tantangan Membangun Pondasi Ekonomi Indonesia 2045, di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/4)./ANTARA-R. Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani berpesan agar generasi muda Islam bijak dalam menggunakan teknologi. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara di Pesantren Modern Darussalam Gontor Jumat (25/5).

Mantan Direktur Bank Dunia tersebut mengatakan saat ini teknologi sudah sangat maju dan masuk dalam semua aspek kehidupan. Contohnya adalah media sosial yang menjadi wahana untuk berkomunikasi.

"Itu artinya generasi milenial akan menghadapi banyak sekali godaan, pilihan. Saya ingin para santri muda menggunakan seluruh informasi secara bijak dan hati-hati" katanya.

Sri juga membahas mengenai peran generasi muda terhadap keuangan Islam. Apalagi Indonesia sudah punya instrumen investasi syariah bernama Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk.

Saat ini nilai sukuk sudah mencapai Rp880 triliun. Padahal 10 tahun lalu saat pertama kali diperkenalkan nilainya baru Rp4 triliun. Dana tersebut dipakai untuk membiayai berbagai proyek infrastruktur.

Dia berharap diantara para santri kelak ada yang menjadi ahli ekonomi Islam yang mempu mengelola keuangan negara, mulai dari investasi manusia hingga investasi proyek.

"Ayo sekolah, kami kasih beasiswa. Jadi ahli keuangan Islam. Bikin Indonesia menjadi negara dengan kedalaman keuangan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Abdul Rahman
Editor : Fajar Sidik

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper