Kenapa Saldo di Rekening Selalu Berakhir dengan Angka 0?

Hampir sebagian besar anak muda pernah mengalami kondisi keuangan dengan saldo nol setiap akhir bulan. Bahkan, ketika mendapatkan pekerjaan baru dengan gaji yang lebih tinggi sekalipun, saldonya tetap saja nol di setiap akhir bulan.
Nurbaiti | 28 Mei 2018 11:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Hampir sebagian besar anak muda pernah mengalami kondisi keuangan dengan saldo nol setiap akhir bulan.

Bahkan, ketika mendapatkan pekerjaan baru dengan gaji yang lebih tinggi sekalipun, saldonya tetap saja nol di setiap akhir bulan.

Sebenarnya, kenapa hal itu bisa terjadi? Lantas, apa yang harus dilakukan supaya rekening tabungan tidak hanya sebagai persinggahan sesaat uang gaji bulanan?

Dalam buku Kece Tanpa Kere yang disusun oleh Tim PermataBank, banyak dipaparin tentang strategi untuk mengatur keuangan ala anak muda.

Dikutip dari buku ini, perubahan kebiasaan konsumsi ketika pemasukan bertambah memang sulit sekali dihindari.

Pemasukan lebih besar umumnya berbanding lurus dengan pengeluaran yang makin besar pula, seperti untuk jenis makanan yang lebih baik atau tempat hangout yang lebih fancy.

Dengan demikian terlihat bahwa konsumsi meningkat ketika penghasilan meningkat untuk barang-barang yang punya emotional payoff tinggi, alias barang-barang yang memberikan kepuasan emosional, seperti kosmetik atau pendidikan anak yang lebih baik.

Konsumsi ini akan terus bertambah karena lama kelamaan, kualitas menjadi semakin penting dan merek menjadi ekspresi diri.

Sementara itu, untuk barang-barang pokok seperti bensin atau makanan pokok tidak mengalami kenaikan pengeluaran yang signifikan.

Jadi, sebenarnya kebutuhan utama tidak naik seiring dengan kenaikan penghasilan.

Tuntutan gaya hidup lah yang biasanya yang mengharuskan seseorang menghabiskan jauh lebih banyak uangnya dari pada sekadar untuk kebutuhan sehari-hari.

Nah, coba cek lagi keuangan dan kebiasaanmu. Jangan-jangan kamu termasuk dalam kelompok di atas.

Jangan-jangan gajimu habis untuk produk perawatan tubuh atau wajah premium, cicilan smartphone terbaru, kamera drone, atau barang-barang kekinian lainnya, yang sebenarnya tidak terlalu kamu butuhkan.

Tag : wealth management, Edukasi Duit
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top