Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BCA Turunkan Batas Minimal Pinjaman KPR

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Central Asia Tbk. melonggarkan ketentuan besaran minimal pinjaman kredit pemilikan rumah, guna mendorong permintaan terhadap kredit.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 09 Juli 2018  |  16:59 WIB
BCA Turunkan Batas Minimal Pinjaman KPR
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. melonggarkan ketentuan besaran minimal pinjaman kredit pemilikan rumah, guna mendorong permintaan terhadap kredit.

Executive Vice President Consumer Loan Business BCA Felicia M. Simon mengatakan, perseroan menentukan pinjaman minimal sebesar Rp250 juta. “Namun permintaan pinjaman di bawah nominal tersebut juga akan dilayani,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (8/7/2018).

Selain menurunkan batas pinjaman minium penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR), BCA juga menawarkan promo bunga kredit melalui program fixed and cap. Program yang diluncurkan dalam rangka hari perayaan ulang tahun BCA ke-61 tersebut menawarkan bunga KPR 5,61% efektif setiap tahun (eff.p.a)  fixed untuk 2 tahun pertama, dan 6,61% eff.p.a maksimal cap 3 tahun selanjutnya.

Felicia menuturkan, kontribusi dari program promo KPR fixed and cap yang ditawarkan sejak Februari 2018 mencapai lebih dari 70% terhadap penyaluran kredit perumahan pada tahun ini.

Secara keseluruhan, target pertumbuhan KPR emiten perbankan berkode saham BBCA tersebut sepanjang tahun ini berada pada kisaran 10%-12%.

Adapun, total oustanding KPR per akhir Maret mencapai Rp71,95 triliun. Jumlah tersebut meningkat 10,53% dibandingkan Maret 2017 sebesar Rp65,05 miliar. Sementara itu, jumlah rekening nasabah KPR mencapai 97.949, meningkat tipis dari tahun Maret tahun lalu sebanyak 96.719. Penyaluran kredit baru KPR selama kuartal I/2018 mencapai Rp4,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca kpr
Editor : Farodlilah Muqoddam
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top