Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandiri Utama Finance Akan Luncurkan Unit Usaha Syariah di Kuartal III/2018

PT Mandiri Utama Finance (MUF) optimistis unit usaha syariah dapat beroperasi pada kuartal III/2018.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 02 Agustus 2018  |  23:03 WIB
Mandiri Utama Finance Akan Luncurkan Unit Usaha Syariah di Kuartal III/2018
Presiden Direktur PT Mandiri Utama Finance (MUF) Stanley Setia Atmadja (kanan) berdiskusi dengan Finance Director Kuki Kadarisman, di sela-sela paparan publik di Jakarta, Rabu (14/3/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mandiri Utama Finance (MUF) optimistis unit usaha syariah dapat beroperasi pada kuartal III/2018.

Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja menyampaikan, perizinan unit usaha syariah telah lengkap. Anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ini sedang menyusun organisasi, persiapan operasional, dan pendanaan. Dengan demikian, dia optimistis unit usaha syariah dapat beroperasi pada akhir September 2018.

"Ya harusnya dalam 2 bulan ini, mudah-mudahan bisa [beroperasi]," katanya, Kamis (2/8/2018).

Dia meyakini pasar pembiayaan masih besar, kendati piutang pembiayaan syariah menunjukkan tren yang menurun. Stanley mengatakan unit usaha syariah akan bekerja sama dengan PT Bank Syariah Mandiri untuk menyaluran pembiayaan syariah.

Menurutnya, nasabah Bank Syariah Mandiri telah sangat loyal terhadap produk-produk syariah. "Untuk market, menurut saya masih bisa. Dan kami akan kolaborasi dengan Bank Syariah Mandiri," imbuhnya.

Selain mengandalkan pasar grup, menurutnya, sosialisasi terkait keuangan syariah yang lebih masif akan membantu penyaluran pembiayaan syariah. Sementara itu, ketentuan uang muka untuk pembiayaan syariah yang setara dengan konvensional, bukan menjadi kendala penyaluran. MUF akan terus menjaga kualitas pembiayaan dengan memperhatikan ketentuan yang telah diatur oleh OJK.

"Saat ini DP Syariah dengan DP Konvensional sudah sama. Tidak ada perbedaan untuk besaran uang muka antara pembiayaan syariah dengan konvensional," imbuhnya.

Sebagai informasi, perseroan menargetkan pembiayaan syariah yang disalurkan tahun ini sebesar Rp100 miliar atau berkontribusi 0,01% terhadap target pembiayaan MUF sebesar Rp10,1 triliun sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MUF
Editor : Anggi Oktarinda
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top