Naik Buggy Car, Rini Tinjau Dermaga Eksekutif Merak

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau pembangunan dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, yang khusus dibangun untuk golongan kendaraan kecil dan memiliki fasilitas layanan senyaman di bandara, Rabu (8/8/2018).
Rivki Maulana | 08 Agustus 2018 09:32 WIB
Menteri BUMN Rini M. Soemarno menyetir buggy car ketika meninjau pembangunan dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (8/8). Sejumlah direktur perusahaan BUMN turut mengendarai buggy car tersebut. - Bisnis/Rivki Maulana

Bisnis.com, MERAK -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau pembangunan dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, yang khusus dibangun untuk golongan kendaraan kecil dan memiliki fasilitas layanan senyaman di bandara, Rabu (8/8/2018).

Pantauan Bisnis.com, Rini tiba di Pelabuhan Merak sekitar pukul 08.00 WIB. Dia pun langsung bertolak ke dermaga 6, lokasi dermaga eksekutif yang dibangun PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. dan PT Patra Jasa, anak usaha PT Pertamina (Persero).  

Rini mengendarai sendiri buggy car milik ASDP dengan membawa rombongan sejumlah direksi BUMN, antara lain Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Achmad Basuni, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Suprajarto, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. I Gusti Ngurah Putra, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana, dan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo.

Untuk diketahui, ASDP membangun dermaga eksekutif di Merak dan Bakauheni, Lampung untuk menunjang angkutan penyeberangan selama Asian Games 2018. Dermaga eksekutif juga menjadi bagian dari pengembangan usaha ASDP untuk menyasar segmen kelas menengah. 

Dalam catatan Bisnis.com, groundbreaking dermaga eksekutif dimulai pada Mei 2017. Pembangunannya menghabiskan biaya investasi Rp450 miliar 

Berbeda dengan dermaga lain, dermaga eksekutif mematok waktu bongkar muat kapal atau port time selama 45 menit. Adapun waktu tempuh penyeberangan (sailing time) dipatok satu jam dengan kecepatan kapal minimal 15 knot.

Tag : pelabuhan merak, Rini Soemarno
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top