Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bantu Permodalan, Tokomodal Bantu Warung Kecil Naik Kelas

PT Toko Modal Mitra Usaha, penyedia layanan jasa pinjam-meminjam uang langsung berbasis teknologi atau fintech lending dengan brand Tokomodal, fokus meningkatkan usaha warung kecil di masyarakat, salah satu caranya melalui bantuan permodalan.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  09:49 WIB
Co-Founder Tokomodal Chris Antonius (kanan) bersama anggota Outlet Binaan Alfamart (OBA). - Istimewa
Co-Founder Tokomodal Chris Antonius (kanan) bersama anggota Outlet Binaan Alfamart (OBA). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Toko Modal Mitra Usaha, penyedia layanan jasa pinjam-meminjam uang langsung berbasis teknologi atau fintech lending dengan brand Tokomodal, fokus meningkatkan usaha warung kecil di masyarakat, salah satu caranya melalui bantuan permodalan.

Co-Founder Tokomodal Chris Antonius mengatakan Tokomodal merupakan perusahaan fintech yang benar-benar membantu permodalan warung kecil di masyarakat. Kehadiran Tokomodal untuk membantu pemilik warung meningkatkan usahanya.

“Kami ingin membantu para pemilik warung untuk naik kelas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/1/2019).

Menurut dia, selama ini yang membuat warung kecil sulit berkembang karena terkendala permodalan. Mereka sulit menambah stok jualannya karena minimnya modal.

“Fintech Tokomodal hadir untuk membantu masalah mereka. Pemilik warung bisa memesan barang jualannya dulu ke Alfamikro, bayarnya belakangan,” katanya.

Dia mengklaim proses pinjaman sangat mudah. Bunganya pun 0% untuk 7 hari selama promosi.

Aplikasi Tokomodal.

Menurutnya, pemilik warung tinggal mendaftar sebagai anggota Alfamikro. Warung yang bisa menggunakan pembiayaan Tokomodal adalah mereka yang sudah terdaftar menjadi Outlet Binaan Alfamart (OBA).

Selain itu, mereka juga harus punya bangunan fisik warung dan bisa menggunakan ponsel pintar berbasis Android.

Dia juga menyayangkan banyaknya berita negatif terhadap fintech P2P lending. Padahal, kata dia, tidak semua fintech buruk. Fintech yang sudah terdaftar di OJK bisa membantu pembiayaan yang diklaim lebih aman, cepat, dan mudah.

“Contohnya Tokomodal yang memang fokus pada pembiayaan sektor produktif ke usaha mikro,” ujarnya.

Karena target Tokomodal memberikan pinjaman kepada sektor produktif, nilai kredit macetnya (non-performing loan/NPL) pun 0 %. “Sebab, OBA yang bergabung dengan Tokomodal memang binaan Alfamikro dan track record-nya terjamin.”

Keberadaan Tokomodal disambut baik oleh OBA. Terbukti, saat ini sudah ada lebih dari 8.000 OBA yang memanfaatkan aplikasi Tokomodal.

Direktur Utama Tokomodal Muhammad Aidil Fathany mengatakan untuk pemodal diwajibkan memiliki rekening lalu mengunduh aplikasi Tokomodal dan mengikuti mekanisme pendaftaran yang terdapat di dalam aplikasi.

“Buat pemodal tidak ada batasan minimal bujet, yang penting kalau mereka mau daftar ya silakan,” tuturnya.

Keuntungan yang didapat oleh pemodal adalah bisa mendapatkan bunga yang lebih besar dari deposito di perbankan. Saat ini, rata-rata transaksinya mencapai Rp1,5 juta. Sementara itu, total pinjaman yang sudah disalurkan selama kuartal IV 2018 sudah mencapai lebih dari Rp130 miliar. Jumlah pemodal sudah mencapai lebih dari 600 orang.

OBA mengaku dengan memanfaatkan aplikasi Tokomodal, kebutuhan toko jadi lebih cepat didapat karena pemesanan dan transaksi langsung via smartphone. Pemilik merasa lebih praktis dan efisien dari segi waktu dan tenaga.

Alimah, salah satu OBA mengungkapkan omzet yang didapat dari usaha kelontong sekitar Rp2 juta per hari. “Untuk keuntungan saya nggak begitu ngitung ya, tapi rata-rata omzetnya kita sekitar Rp2 juta,” tutur dia.

Di OBA yang berbeda, Saiful mengaku dengan bergabung memanfaatkan Tokomodal, belanja dagangannya dalam satu bulan meningkat menjadi Rp12,5 juta dari yang sebelumnya sekitar Rp7,8 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech
Editor : Herdiyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top