5 Berita Populer Finansial, Ini Dampak Tiket Pesawat Mahal Kepada Asuransi dan LinkAja Ajukan Izin untuk Bersaing dengan OVO

Kabar Bank Indonesia tengah memproses izin operasional produk pembayaran berbasis kode QR, LinkAja, milik perusahaan pelat merah menjadi berita terpopuler kanal Finansial pagi ini, Kamis (14/2/2019)
Oliv Grenisia | 14 Februari 2019 10:10 WIB
Ilustrasi pembayaran menggunakan QR Code dengan ponsel pintar / Flickr

1. Pesaing Go-Pay & OVO, LinkAja Tengah Ajukan Izin

Bank Indonesia tengah memproses izin operasional produk pembayaran berbasis kode QR, LinkAja, milik perusahaan pelat merah yang akan dirilis pada Maret 2019.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, saat ini izin operasi yang diajukan untuk LinkAja ada dua, baca selengkapnya di sini

2. BRI Syariah Gandeng Traveloka dan Tiket.com

PT Bank BRI Syariah Tbk. (BRIS) menggandeng Traveloka dan Tiket.com untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan pada tahun ini.

Kepala Divisi Dana dan Haji BRIS Wijayanto mengatakan bahwa perseroan tengah menunggu persetujuan kerja sama, baca selengkapnya di sini

3. Defisit Neraca Asuransi Tidak Lepas dari Realisasi Investasi

Terciptanya defisit neraca pembayaran di bidang jasa asuransi dan dana pensiun dinilai tidak terlepas dari peningkatan arus investasi dari luar negeri ke Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan layanan jasa asuransi tidak terlepas dari kegiatan ekonomi lainnya. Baca selengkapnya di sini

4. Fintech Ilegal akan Masuk Daftar Hitam OJK

Satgas Waspada Investasi menegaskan bahwa platform penyelenggara teknologi finansial peer to peer (P2P) lending yang beroperasi secara ilegal akan masuk daftar hitam OJK.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing. Menurutnya, aplikasi ilegal telah di-blacklist OJK sehingga tidak bisa mengajukan perizinan. Baca selengkapnya di sini

5. Harga Tiket Pesawat Mahal, Asuransi Perjalanan Dikesampingkan

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melihat kenaikan harga tiket pesawat belakangan ini memberi dampak tidak langsung kepada sejumlah pelaku usaha dan lini usaha industri asuransi perjalanan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Dody Achmad Sudyar Dalimunthe menilai melambungnya harga tiket pesawat tidak berpengaruh langsung terhadap industri asuransi, khususnya asuransi perjalanan. Baca selengkapnya di sini

Tag : berita populer
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top