BJB Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan Rumah, Ini Strateginya

PT Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) berupaya menjaga kualitas pembiayaan perumahan atau KPR syariah pada tahun ini. Seleksi calon debitur yang lebih ketat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembiayaan.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  15:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) berupaya menjaga kualitas pembiayaan perumahan atau KPR syariah pada tahun ini. Seleksi calon debitur yang lebih ketat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembiayaan. 

Direktur Utama Bank Jabar Banteng Syariah (BJBS) Indra Falatehan mengatakan, perseroan menargetkan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) khusus untuk pembiayaan rumah pada tahun ini tidak melebihi 3%. Per kuartal III/2018, rasio NPF net BJBS berada di posisi 3,22%, naik 112 bps dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya di level 2,1%. 

“Pada tahun ini proyeksi kami rasio NPF KPR syariah cenderung stabil dan menurun, karena bank syariah sudah memperbaiki risk appetite criteria,” ujarnya, belum lama ini. 

Perseroan, sambungnya, menargetkan dapat menyalurkan KPR Syariah senilai Rp176 miliar atau tumbuh sebesar 23,93% dari realisasi tahun lalu sejumlah Rp746 miliar. Untuk mencapainya, perseroan akan mengubah target debitur menjadi debitur yang memiliki pendapatan tetap. Selain itu, perseroan juga akan membentuk tim field collection

"Kami juga akan melakukan review terhadap tingkat margin supaya lebih sesuai dengan market kami yaitu low to medium income," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpr, bank bjb syariah

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top