DBS Gandeng Cipta Piranti Permudah Nasabah Kelola Keuangan UMKM

Bank DBS Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan PT Cipta Piranti Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan perangkat lunak cloud akuntansi Accurate Online.
Ipak Ayu H Nurcaya | 06 Maret 2019 15:41 WIB
CEO UnionSPACE Albert Goh (dari kiri), Direktur PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung dan Founder Accurate Darwin Tjoe memberikan penjelasan usai meluncurkan ekosistem untuk mendukung pertumbuhan UKM dan start-up, di Jakarta, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Bank DBS Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan PT Cipta Piranti Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan perangkat lunak cloud akuntansi Accurate Online.

Melalui kerjasama ini, Bank DBS Indonesia ingin membantu nasabah usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM menghemat waktu dan sumber daya manusia.

Setelah UMKM menghubungkan akun korporat Bank DBS Indonesia dengan Accurate Online, setiap transaksi bisnis yang dilakukan oleh UMKM dengan akun korporat Bank DBS Indonesia akan secara otomatis masuk dan tercatat dalam Accurate Online.

Pengaturannya sangat mudah dan tidak memerlukan formulir kertas apapun nasabah hanya perlu sekali autorisasi koneksi melalui internet banking IDEAL dan transaksi bank dan DBS akan langsung masuk tercatat ke Accurate Online setiap hari.

Setelah transaksi bank tercatat dalam Accurate Online Smart Reconciliation akan mencoba mencocokkan data rekening koran dengan entri akuntansi secara otomatis, sehingga dapat menghemat berjam-jam waktu pengguna dalam melakukan rekonsiliasi bank.

Direktur PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung mengatakan hal ini juga berarti bahwa setiap pengusaha dapat memiliki pembaruan terkini tentang arus kas mereka sehingga dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik. lnovasi ini menyingkirkan tugas manual mengimpor transaksi bank dan rekonsiliasi.

"Kami menemukan banyak UKM dan start-up yang menggunakan Excel atau kertas fisik untuk pembukuan. Mengingat sifat tugas tersebut yang membosankan, mereka cenderung melakukan rekonsiliasi hanya sebulan sekali, sehingga pandangan yang dimiliki tentang arus kas mereka tidak up- to date,” katanya, Rabu (6/3/2019).

Founder Accurate Online Darwin Tjoe menambahkan dengan menggunakan akun korporat DBS yang terhubung dengan Accurate Online, UMKM dengan mudah dapat melakukan dan memantau pembukuan keuangan bisnis mereka. Nasabah Bank DBS Indonesia dan Accurate Online juga dapat memperoleh manfaat dan penghematan biaya.

Manfaat lain yang diberikan dari kolaborasi Bank DBS Indonesia dan Accurate Online adalah pengusaha yang mendaftar online menjadi nasabah baru Bank DBS Indonesia untuk akun korporat DBS pada atau sebelum 30 Juni 2019 dapat menikmati transaksi SKN tanpa batas hingga 31 Maret 2020 di atas keuntungan lain yang diperoleh seperti saldo minimum hanya senilai Rp500.000, gratis internet banking dan mobile banking, bebas biaya bulanan, serta bunga hingga 5%.

"Selain itu nasabah UMKM DBS yang baru dan yang sudah ada dapat menikmati uji coba satu bulan gratis, diikuti dengan bedangganan gratis selama tiga bulan jika UMKM menghubungkan akun korporat DBS mereka dengan Accurate Online selama masa coba gratis satu bulan tersebut," ujarnya.

Sisi lain, Bank DBS Indonesia juga berkolaborasi dengan UnionSPACE, perusahaan co-working terbesar di Asia Tenggara, untuk membantu UMKM menghemat biaya modal dan mendukung ekspansi mereka di luar Indonesia.

Nasabah UMKM baru dan iama dari DBS akan mendapat manfaat dan berlangganan gratis selama 6 bulan ke Paspor UnionSPACE yang baru saja diluncurkan.

Paspor UnionSPACE tidak hanya memungkinkan UMKM untuk menggunakan aIamat kantor yang bergengsi, tetapi juga memberikan UMKM penggunaan lokasi UnionSPACE dan partner outtet di Indonesia. Selain itu, UMKM yang ingin melakukan ekspansi di luar Indonesia dapat mengunjungi lokasi UnionSPACE di negara lainnya.

Hal ini juga dapat dikemas dengan DBS Multi-Currency Account yang membantu UMKM bertransaksi dan mengelola ke 12 mata uang dalam e-wallet terpisah, semua dikelola dalam satu akun tunggaI. Secara keseluruhan, UMKM dapat menghemat hingga Rp50.000.000 dalam biaya sewa dan perbankan.

Tag : dbs, umkm
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top