AIA Indonesia Fokus Perkuat Keagenan

PT AIA Financial (AIA) bertekad terus memperkuat kanal pemasaran keagenan karena dinilai masih memiliki potensi yang sangat besar.
Oktaviano DB Hana | 15 Maret 2019 14:59 WIB
Presiden Direktur PT AIA Financial Ben Ng (kedua kanan), berbincang dengan Chief Marketing Officer Lim Chet Ming (dari kiri) , Direktur Keagenan Ang Tiam Kit, dan Associate Director Howard Kwan saat meresmikan pusat pengembangan agen premier AIA Big Bang di Jakarta, Jumat (15/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT AIA Financial (AIA) bakal terus memperkuat kanal pemasaran keagenan lantaran dinilai masih memiliki potensi yang sangat besar.

Presiden Direktur PT AIA Financial Ben Ng mengatakan jalur distribusi itu akan tetap menjadi salah satu fokus perusahaan untuk meningkatkan penetrasi pasar.

Kanal pemasaran ini diklaim mencatatkan pertumbuhan yang signifikan di antara sejumlah lini lain di Indonesia. Potensinya pun diyakini masih sangat signifikan.

“Kanal keagenan merupakan lini pemasaran dengan pertumbuhan tercepat di AIA Indonesia. Potensi pasarnya juga masih besar,” ujarnya di sela-sela peresmian AIA Big Bang di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Ben menjelaskan saat ini, pihaknya memiliki sekitar 4.000 agen. Perusahaan disebut berfokus pada peningkatan kualitas agen melalui sejumlah program, termasuk pelatihan berkelanjutan. Langkah itu dinilai menjadi prioritas ketimbang meningkatkan kuantitas tenaga pemasar.

“Para tenaga pemasar AIA dikenal memiliki standar tinggi dalam profesionalisme dan kualitas. Kami akan terus mendukung pengembangan tenaga pemasar dengan memberikan program pelatihan berkualitas, perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik yang berkelanjutan dan melengkapi tenaga pemasar dengan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas," paparnya.

Salah satu upayanya adalah dengan membuka AIA Big Bang. Fasilitas khusus yang berlokasi di AIA Central, Jakarta ini disebut sebagai dukungan bagi para tenaga pemasar dan profesional muda yang ingin meniti karier di industri asuransi dan layanan keuangan.

Fasilitas itu memungkinkan para tenaga pemasar dan masyarakat umum yang ingin berkarir di dunia asuransi untuk belajar dari agency leaders agar mampu meningkatkan produktivitas, membangun bisnis asuransi, dan meraih standar internasional tertinggi dunia untuk agen asuransi jiwa, yaitu menjadi anggota Million Dollar Round Table (MDRT).

“Kehadiran AIA Big Bang diharapkan dapat memberikan [kepada] masyarakat pemahaman lebih baik mengenai profesi agen asuransi dan melihat profesi ini sebagai pilihan karir yang menjanjikan,” jelas Ben.

Direktur Keagenan AIA Ang Tiam Kit mengklaim bahwa secara global, AIA menjadi perusahaan MDRT nomor satu dalam empat tahun berturut-turut. MDRT dikenal sebagai standar tertinggi dalam industri asuransi jiwa dan layanan keuangan yang diakui secara internasional.

Di Indonesia, sebutnya, lebih dari 400 agennya menjadi anggota MDRT per 2018.

“Satu dari 10 agen di AIA adalah anggota MDRT,” ungkap Ang.

Berdasarkan data MDRT, jumlah agen asuransi jiwa di Indonesia yang menjadi anggota MDRT mencapai 2.048 orang pada 2018. Jumlah itu meningkat 49% dari tahun sebelumnya.

Capaian itu mebuat Indonesia menduduki posisi ke-4 di kawasan Asia Tenggara, setelah Thailand, Vietnam, dan Filipina.
 

Tag : aia financial, asuransi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top