BNI Syariah Bidik Potensi Zakat Rp7,2 Triliun Per Tahun

BNI Syariah membidik penghimpunan dana zakat yang mencapai sekitar Rp7,2 triliun per tahun agar dapat masuk ke sistem perbankan syariah.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 20 Mei 2019  |  12:40 WIB
BNI Syariah Bidik Potensi Zakat Rp7,2 Triliun Per Tahun
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank BNI Syariah membidik penghimpunan dana zakat yang mencapai sekitar Rp7,2 triliun per tahun agar dapat masuk ke sistem perbankan syariah.

Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati mengatakan bahwa perbankan syariah, termasuk BNI Syariah, memiliki peluang untuk mengoptimalkan potensi dana wakaf tersebut baik dari sisi funding maupun financing.

"Berdasarkan kajian Badan Wakaf Indonesia (BWI), tercatat potensi wakaf uang dapat mencapai Rp7,2 triliun pertahun serta terdapat hampir 5 juta hektar tanah wakaf,” katanya kepada Bisnis, pekan lalu.

Akan tetapi saat ini dana wakaf yang disalurkan oleh masyarakat tidak secara langsung memengaruhi porsi dana murah dari produk giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) karena dana tersebut dikelola oleh nazhir atau pengelola wakaf. Para pengelola itu yang kemudian meneruskan kepada penerima wakaf, terutama untuk proyek yang bersifat produktif seperti rumah sakit dan sarana transportasi.

BNI Syariah terkait hal itu mendapat keuntungan dari pengelolaan dana nazir dan afiliasinya membentuk semacam ekosistem pengelolaan keuangan wakaf. Saat ini terdapat 19 nazhir yang menjadi mitra BNI Syariah.

Hingga saat ini BNI Syariah mencatat dana wakaf yang telah dihimpun melalui program Wakaf Hasanah sebesar Rp6,9 miliar.

”Target kami tahun ini adalah  peningkatkan layanan dan kemudahan masyarakat dalam menyalurkan wakaf melalui pengembangan aplikasi Wakaf Hasanah 2.0,” kata Dhias.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni syariah, wakaf

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top