Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Lebaran, BRI Genjot Kredit Tanpa Agunan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berupaya mendongkrak penyaluran kredit tanpa agunan pada kuartal II/2019 yang bertepatan dengan Lebaran dan musim libur sekolah.
Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Handayani (ketiga kanan) berbincang dengan para mitra merchant usai penandatanganan kerja sama, di Jakarta, Senin (12/3/2018)./JIBI-Felix Jody Kinarwan
Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Handayani (ketiga kanan) berbincang dengan para mitra merchant usai penandatanganan kerja sama, di Jakarta, Senin (12/3/2018)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berupaya mendongkrak penyaluran kredit tanpa agunan pada kuartal II/2019 yang bertepatan dengan Lebaran dan musim libur sekolah.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan bahwa pada kuartal I/2019, pertumbuhan kredit tanpa agunan (KTA) jauh melambat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Per kuartal I/2019, pertumbuhan KTA berbasis gaji (salary based loan) hanya mencapai sekitar 5% secara tahunan, jauh lebih rendah dibading periode yang sama tahun lalu sekitar 15% secara tahunan.

Perlambatan pada KTA berdampak pada kinerja penyaluran kredit konsumsi secara keseluruhan sehingga turut melambat menjadi 8,9% secara tahunan per kuartal I/2019 menjadi Rp133,4 triliun, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 9,6% secara tahunan.

“Porsi salary based loan kami ini 72%, jadi sangat mayoritas. Kemarin mungkin orang belum perlu, tapi Lebaran ini pasti permintaan meningkat," katanya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Handayani meyakini periode Lebaran akan mendongkrak penyaluran KTA pada kuartal II/2019 menjadi tumbuh di kisaran 11%—12% secara tahunan.

Segmen lainnya seperti kredit pembiayaan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), hingga kartu kredit juga diproyeksi akan tumbuh sesuai target, sehingga secara keseluruhan kredit konsumsi pada kuartal II/2019 diyakini akan tumbuh di kisaran 20%—22% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper