Kuartal I/2019, BCA Hapus Buku Rp1 Triliun

PT Bank Central Asia Tbk. mencatatkan kredit yang dihapusbukukan atau write-off sebesar Rp1 triliun pada kuartal I/2019.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  11:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA —  PT Bank Central Asia Tbk.  mencatatkan kredit yang dihapusbukukan atau write-off sebesar Rp1 triliun pada kuartal I/2019.

Sekretaris Perusahaan BCA  Jan Hendra  menyampaikan bahwa kredit yang dihapusbukukan didominasi oleh  segmen korporasi dan konsumer.

"BCA  mencatat restrukturisasi kredit yang cukup stabil hingga kuartal I/2019 [year to date/ytd], sebesar 1,4%," katanya kepada Bisnis, belum lama ini.

Berdasarkan laporan publikasi, per kuartal I/2019 rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross BCA tercatat sebesar 1,47%, menurun dari posisi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 1,54%. Sementara itu, rasio NPL net meningkat dari 0,46% menjadi 0,50% yoy.

Jan menyampaikan perseroan tetap memperhatikan kualitas kredit dengan menggunakan prinsip kehati-hatian yang dimulai sejak perekrutan debitur. Selain itu, strategi yang dijalankan perseroan adalah dengan menyalurkan kredit kepada nasabah dengan rekam jejak yang baik dan pada sektor-sektor potensial.

Jan menambahkan penyaluran kredit yang dilakukan perseroan terdiversidikasi ke berbagai sektor ekonomi, sehingga bisa meminimalkan risiko yang terkonsentrasi.

Per Maret 2019, portofolio kredit perseroan tercatat meningkat 13,2% secara tahunan menjadi Rp532 triliun. Kredit ke segmen debitur korporasi tumbuh 15,8%  secara tahunan menjadi Rp207,8 triliun, sedangkan kredit konsumer tumbuh 7,7% secara tahunan menjadi Rp139 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bca, kredit bermasalah

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top