Duit LPEI Nyangkut di Duniatex Sebesar Rp3,04 Triliun

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank membenarkan bahwa ada portofolio kredit di kelompok usaha Duniatex yang nilainya mencapai Rp3,04 triliun. Dampak gagal bayar itu membuat kredit bermasalah meningkat.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 28 Juli 2019  |  21:23 WIB
Duit LPEI Nyangkut di Duniatex Sebesar Rp3,04 Triliun
Repro - duniatex.com

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank membenarkan bahwa ada portofolio kredit di kelompok usaha Duniatex yang nilainya mencapai Rp3,04 triliun. Dampak gagal bayar itu membuat kredit bermasalah meningkat.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu, disampaikan bahwa kredit yang diberikan kepada Grup Duniatex melalui sindikasi maupun bilateral. Pembiayaan itu diberikan kepada PT Delta Dunia Textile, PT Delta Merlin Sandang Tekstil, PT Delta Merlin Dunia Tekstil, dan PT Delta Dunia Sandang Tekstil masing-masing Rp1,2 triliun, Rp1,5 triliun, Rp54 miliar, dan Rp289 miliar.

Dampak dari gagal bayar kredit anak usaha Duniatex akan membuat rasio kredit bermasalah LPEI meningkat dari 14,46 persen per 30 Juni 2019 menjadi 14,52 persen.

“Kondisi likuiditas LPEI dapat terjaga di level yang aman dalam bentuk penempatan pada bank dan efek-efek SBN sebesar Rp15 triliun serta committed line sebesar ekuivalen Rp1,5 triliun,” demikian kata Coporate Secretary Emalia Tisnamisastra.

LPEI telah melakukan sejumlah langkah-langkah, seperti memanggil debitur. Dalam pemanggilan debitur, LPEI meminta penjelasan atas kondisi yang dihadapi dan meminta komitmen menyelesaikan kewajiban kepada LPEI seperti melakukan penjualan aset nonproduktif.
LPEI belum bisa memastikan skema restrukturisasi karena menunggu rekomendasi konsultan dan kesepakatan dengan kreditur lain.

Namun, LPEI memastikan pembiayaan pada Duniatex dijamin dengan fixed asset dalam bentuk tanah, bangunan, dan mesin dengan security coverage ratio sebesar 124% untuk kredit bilateral dan 263% untuk sindikasi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
duniatex

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top