Laba MEGA Tumbuh 30 Persen

Berdasarkan laporan publikasi Bank Mega, Rabu (31/7), pertumbuhan laba tersebut disokong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih, pendapatan operasional, serta penurunan beban operasional non bunga.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  11:14 WIB
Laba MEGA Tumbuh 30 Persen
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Mega Tbk (MEGA), di Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mega Tbk. membukukan laba Rp 891,39 miliar, atau tumbuh 30,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada paruh pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan publikasi Bank Mega, Rabu (31/7), pertumbuhan laba tersebut disokong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih, pendapatan operasional, serta penurunan beban operasional non bunga.

Adapun, penyaluran kredit emiten berkode MEGA pada semester pertama tahun ini tercatat Rp46,15 triliun, atau naik 14,85 persen (yoy). Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) yang terhimpun adalah Rp62,32 triliun, atau naik 8,57 persen (yoy).

Rasio kredit bermasalah juga terpantau semakin landai. Rasio non performing loan (NPL) MEGA tercatat 1,65 persen, atau turun 63 basis poin dari periode sama tahun lalu.

Sebelumnya, Bank Mega menyatakan masih akan menjalankan bisnis sesuai dengan rencana bisnis bank, yakni pertumbuhan kredit sebesar 10 persen.

“Kami masih optimis dengan RBB yang telah kami sampaikan ke OJK, masih dapat kami capai. Walau penurunan suku bunga acuan baru 25 basis poin,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mega, kinerja emiten

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top