Teknologi Keuangan Syariah : PT PIN-Lazismu & Supertext Teken LoI di Swedia 

PT Permata Insan Nusantara-Lazismu Indonesia dan Supertext Swedia telah melakukan penandatanganan Letter of Intent yang diselenggarakan di KBRI Stockholm, Jumat, 30 Agustus 2019.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 31 Agustus 2019  |  00:57 WIB
Teknologi Keuangan Syariah : PT PIN-Lazismu & Supertext Teken LoI di Swedia 
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Permata Insan Nusantara-Lazismu Indonesia dan Supertext Swedia telah melakukan penandatanganan Letter of Intent yang diselenggarakan di KBRI Stockholm, Jumat, 30 Agustus 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO PT Permata Insan Nusantara (PIN) Muhammad Jafar dengan CEO Supertext Martin Jacobson. 

Penandatanganan disaksikan juga oleh Direktur Fundraising dan Kerja Sama Lazismu, Rizaludin Kurniawan dan Dubes RI untuk Kerajaan Swedia, Bagas Hapsoro.

"Penandatanganan LoI ini merupakan langkah penting untuk membangun landasan bagi teknologi finansial syariah yang bermanfaat bagi anggota Muhammadiyah dan rakyat Indonesia pada umumnya,” ujar Bagas seperti dikutip dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (30/8/2019).

Dia menambahkan bahwa Supertext menyediakan teknologi komunikasi untuk dimanfaatkan anggota Muhammadiyah dan komunitasnya.

"Yang juga sangat penting adalah komitmen Supertext untuk menyediakan transfer teknologi dan berbagi pengalaman bagi PT PIN,” imbuhnya.

Bagas menjelaskan ada 2 poin dalam LoI tersebut, yaitu mengembangkan program aplikasi pengiriman pesan bagi anggota Muhammadiyah dan komunitas dengan mengkombinasikan landasan teknologi finansial PT PIN dan landasan teknologi komunikasi Supertext termasuk dalam aktivasi digital dan promosi.

Kedua, mengembangkan layanan teknologi finansial syariah bagi anggota Muhammadiyah dan komunitas, seperti Zakat, Infaq, Sadaqah, Wakaf, Kurban, Aqiqah, Haji, Umrah, pengumpulan dana anggota, dan wisata halal.

Adapun detail teknis LoI ini akan diatur dalam Perjanjian Kerja Sama yang kembali akan ditandatangani dalam waktu dekat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
syariah

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top