BRI Berkongsi dengan Traveloka Kembangkan Layanan Kartu Kredit

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi mitra layanan finansial Traveloka. Bank dan perusahaan teknologi penyedia perjalanan dan gaya hidup itu meluncurkan PayLater Card. Rencananya kredit melalui aplikasi tersebut akan dipasarkan pada tahun ini.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 26 September 2019  |  20:34 WIB
BRI Berkongsi dengan Traveloka Kembangkan Layanan Kartu Kredit
Pengunjung melintasi logo Bank BRI di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (13/4). - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi mitra layanan finansial Traveloka. Bank dan perusahaan teknologi penyedia perjalanan dan gaya hidup itu meluncurkan PayLater Card. Rencananya kredit melalui aplikasi tersebut akan dipasarkan pada tahun ini.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan bahwa PayLater Card menjadi solusi inovatif bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap produk finansial. Produk ini akan memberikan user experience kartu kredit melalui aplikasi Traveloka.

Selain di Indonesia, layanan kredit tersebut juga dapat digunakan di seluruh dunia untuk bertransaksi, baik secara online maupun offline. Hal itu dilakukan melalui jaringan Visa.

“Kerja sama co- branding ini juga sejalan dengan strategi pemasaran kartu kredit kami untuk meningkatkan customer base dan penetrasi pasar di segmen milenial. PayLater Card menandai era baru bisnis kartu kredit di Indonesia,” kata Handayani dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (26/9/2019).

President Traveloka Group of Operations Henry Hendrawan mengatakan bahwa kerja sama itu merupakan solusi atas kendala yang dialami oleh konsumen Traveloka. Beberapa konsumen yang tidak memiliki kartu kredit, tidak dapat membeli tiket atau reservasi hotel jauh dari hari keberangkatan karena terkendala sumber dana.

Henry mengklaim bahwa proses pengajuan dan verifikasi PayLater hanya memerlukan waktu maksimal 1 hari. “Kami optimis dengan kerja sama ini kami mampu mencapai target 5 juta pengguna PayLater Card di tahun 2025,” ujarnya.

Adapun BRI adalah satu bank umum kelompok usaha (BUKU) IV yang tengah berupaya memberikan pengalaman baru terkait pembiayaan melalui kartu. Bank hendak meluncurkan kartu kredit virtual pada kuartal II/2020. Perusahaan akan mentransformasi kartu plastik ke dalam bentuk digital.

Kartu kredit dalam bentuk digital itu akan terintegrasi dengan aplikasi utama perusahaan, Brimo. Aplikasi ponsel pintar berbasis data dengan UI/UX (user interface/user experience) itu akan menyatukan seluruh sistem pembayaran bank.

Selain itu kartu kredit BRI dalam bentuk digital juga akan terhubung dengan ekosistem e-commerce atau belanja-el. Seperti diketaui kartu kredit menjadi satu sumber dana dalam transaksai belanja di dalam jaringan.

BRI mencatat ada dua segmen yang menjadi kontributor utama pembiayaan melalui kartu. Lebih kurang 24% transaksi berasal dari penggunaan belanja dalam jaringan atau online, sedangkan sekitar 15% di antaranya terkait liburan.

Lebih lanjut, Handayani mengatakan bahwa inovasi terkait kartu kredit tersebut tidak memakan banyak investasi. Namun dia enggan merinci belanja modal yang telah disiapkan untuk pengembangan.

Sementara itu pada akhir tahun, BRI menargetkan nilai transaksi kartu kredit akan tumbuh hingga 50% secara tahunan menjadi Rp10 triliun hingga Rp11 triliun. Angka pertumbuhan tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan akhir tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bri

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top