Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sah! Bank Royal Dalam Genggaman BCA, Ini Rencana Bisnis Manajemen

PT Bank Central Asia Tbk. telah merampungkan akuisisi PT Bank Royal Indonesia (Bank Royal).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 November 2019  |  16:08 WIB
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. telah merampungkan akuisisi PT Bank Royal Indonesia (Bank Royal).

Direktur BCA Subur Tan mengatakan penandatangan perjanjian akta jual beli saham dilakukan setelah BCA mendapat  persetujuan efektif dari OJK.

Dengan penandatangan akta jual beli tersebut, BCA resmi memiliki 99,99% saham Bank Royal dan PT BCA Finance  0,01% dari total saham Bank Royal.

"Keputusan mengakuisisi Bank Royal merupakan langkah strategis BCA dalam rangka melengkapi layanan perbankan BCA demi menjangkau kebutuhan nasabah di Tanah Air. Dalam jangka panjang, akuisisi ini juga diharapkan dapat memberikan added value yang berkesinambungan bagi semua stakeholders," kata Subur Tan, dikutip melalui siaran pers, Selasa (5/11/2019).

Berdasarkan Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia, disebutkan sesuai dengan akta jual beli, BCA dan BCA Finance membeli sebanyak 2.872.000 saham Bank Royal yang mewakili seluruh modal telah ditempatkan dan disetor oleh para penjual dalam Bank Royal.

Jika diperinci, komposisi kepemilikan saham pada Bank Royal yaitu BCA sebanyak 2.871.000 saham dan BCA Finance 1 saham. Selain itu, disebutkan bahwa pengambilalihan yang dilakukan adalah sebesar Rp988,05 miliar.

Jahja menuturkan, tujuan transaksi tersebut dilakukan untuk mendukung program arsitektur perbankan Indonesia dan mengembangkan bisnis perbankan perseroan.

"Bank Royal akan menjadi entitas anak BCA yang baru, di mana BCA dan Bank Royal akan mengembangkan sinergi bisnis untuk fokus di layanan perbankan atau segmen tertentu," kata Jahja.

Seperti diketahui, pasca-akuisisi, BCA akan mengubah Bank Royal menjadi bank digital. Perseroan menargetkan peluncuran bank digital tersebut akan dilakukan pada Juni 2020.

Adapun nantinya Bank Royal akan tetap menjadi entitas sendiri dan pasar atau nasabah yang ditargetkan akan berbeda dengan bank induk, yakni lebih ke nasabah ritel atau mass market.

Ekosistem dan pelayanan Bank Royal seluruhnya akan dilakukan secara digital, di antaranya simpan dana, investasi, lending, bahkan interaksi akan dilakukan melalui mobile banking (m-banking). Sementara itu, tarik tunai dapat dilakukan melalui ATM BCA.

Dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BCA tahun ini, perseroan menargetkan akan mengakusisi dua bank. Sebelumnya, Jahja mengatakan, perseroan masih fokus merampungkan akuisisi Bank Royal dan rencana mengakuisisi satu bank lagi akan dimasukkan ke RBB 2020.

"Yang penting satu selesai dulu, kalau tahun ini belum bisa akan masuk RBB lagi [tahun 2020]," kata Jahja. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca Bank Royal Indonesia
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top