Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonom: Konsolidasi Bank Harus Dipaksa

Ekonom menilai harus ada aturan dari regulator yang bersifat memaksa apabila Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin mendorong konsolidasi perbankan di Indonesia.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 12 November 2019  |  11:34 WIB
Nasabah melakukan transaksi perbankan di Galeri  ATM, di Bandung, Jawa Barat, Senin (9/4/2018). - JIBI/Rachman
Nasabah melakukan transaksi perbankan di Galeri ATM, di Bandung, Jawa Barat, Senin (9/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom menilai harus ada aturan dari regulator yang bersifat memaksa apabila Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin mendorong konsolidasi perbankan di Indonesia.

Direktur Riset Centre of Economic Reform (CORE) Piter Abdullah mengatakan ada beberapa aturan yang sifatnya bisa memaksa konsolidasi perbankan, misalnya ketentuan permodalan.

"Dengan menaikkan secara drastis syarat permodalan dan harus dipenuhi dalam periode waktu tertentu, OJK bisa memaksa bank-bank untuk melakukan merger atau akuisisi," katanya kepada Bisnis, Senin (11/11/2019).

Piter megutarakan, dengan ketentuan yang ada saat ini, tidak ada yang bersifat memaksa bank untuk melakukan konsolidasi dan akuisisi.

Malah, menurut Piter, yang sering terjadi adalah para pemilik bank yang cenderung menaikkan harga dalam proses perundingan akuisisi karena tidak adanya aturan tersebut.

Sebelumnya, Piter sempat mengatakan struktur bank Indonesia sekarang ini memang jauh dari ideal. Selain jumlahnya banyak dan menyulitkan pengawasan, juga terjadi segmentasi dan ketimpangan yang luar biasa.

Piter menilai mayoritas yang terdiri dari BUKU I, II, dan III mengalami kondisi yang sulit yakni hanya sekedar bertahan hidup dan menunggu datangnya investor.

Proses konsolidasi pun berjalan sangat lambat menurut Piter. Apabila dibiarkan terus seperti ini struktur perbankan yang ideal atau jumlah bank sedikit dan lebih seimbang tidak akan pernah tercapai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsolidasi bank
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top