5 Berita Populer Finansial, LPS Kembali Pangkas Bunga Penjaminan Simpanan dan BI Berpeluang Tahan Suku Bunga

Kabar LPS memutuskan tingkat bunga penjaminan turun sebesar 25 bps jadi berita terpopuler kanal Finansial Selasa (19/11/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 19 November 2019  |  19:46 WIB
5 Berita Populer Finansial, LPS Kembali Pangkas Bunga Penjaminan Simpanan dan BI Berpeluang Tahan Suku Bunga
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menyampaikan review suku bunga penjaminan LPS di Jakarta, Rabu (31/7/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

1. LPS Kembali Pangkas Bunga Penjaminan Simpanan 25 Bps

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan tingkat bunga penjaminan turun sebesar 25 bps menjadi 6,25% untuk simpanan rupiah di bank umum, sedangkan simpanan valuta asing (valas) turun 25 bps menjadi 1,75%.

Ketua Dewan Komisoner LPS Halim Alamsyah mengatakan pihaknya melihat ada tiga faktor yang membuat suku bunga penjaminan dapat diturunkan, baca selengkapnya di sini

2. BI Berpeluang Tahan Suku Bunga

Bank Indonesia diperkirakan menahan suku bunga pada November 2019.

Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro menyatakan dengan empat kali pemangkasan suku bunga, serta terjaganya nilai tukar rupiah Bank Indonesia diprediksi mempertahankan tingkat suku bunga acuan, baca selengkapnya di sini

3. KPR Syariah Lebih Diminati Daripada Konvensional, Kenapa ya?

Minat masyarakat untuk mengambil pembiayaan pemilikan rumah (KPR) syariah makin besar tiap tahun meski pertumbuhannya cenderung melambat dalam 2 tahun terakhir.

Namun, pertumbuhan KPR syariah lebih tinggi dibandingkan dengan konvensional yang single digit. Baca selengkapnya di sini

4. Kredit Modal Kerja Masih Memble, Padahal Memiliki Efek Berganda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut percepatan penyaluran kredit modal kerja (KMK) harus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan industri perbankan pada tahun depan.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, pertumbuhan kredit modal kerja harus didorong, baca selengkapnya di sini

5. BI Bahas Permintaan Kredit dalam Rapat Dewan Gubernur

Bank Indonesia masih akan mengkaji pelonggaran lanjutan baik kebijakan makroprudensial maupun moneter setelah melihat hasil transmisi dari empat kali pelonggaran suku bunga acuan dan relaksasi makroprudensial.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Juda Agung menyatakan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) November 2019, salah satu pembahasan yang akan menjadi perhatian khusus adalah soal dampak pelonggaran kebijakan terhadap permintaan kredit. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Suku Bunga, lembaga penjamin simpanan

Editor : Surya Rianto
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top