Wah, BRI Dijatah Salurkan KUR Rp120 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun depan meningkat 36,6% menjadi Rp120,2 triliun jika dibandingkan dengan alokasi pada tahun ini sebesar Rp87,9 triliun.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 27 November 2019  |  16:44 WIB
Wah, BRI Dijatah Salurkan KUR Rp120 Triliun
Direktur Utama BRI Sunarso. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun depan meningkat 36,6% menjadi Rp120,2 triliun jika dibandingkan dengan alokasi pada tahun ini sebesar Rp87,9 triliun.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso mengatakan dengan kuota plafon KUR 2020 tersebut perseroan akan alokasikan pada sektor perdagangan maksimal 40% dan 60% di antaranya pada sektor produktif dengan sektor pendorong utama adalah industri dan jasa.

"BRI masih berkomitmen akan fokus menggarap sektor mikro dan UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah] karena telah menjadi ruh kami selama ini," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI, Rabu (27/11/2019).

Sementara itu, Sunarso menjabarkan realisasi per Oktober 2019, perseroan telah menyalurkan KUR senilai Rp83,3 triliun atau 94,7% dari total plafon tahun ini. Kredit tersebut telah disalurkan kepada 3,9 juta debitur.

Bank dengan sandi saham BBRI ini mencatat untuk penyaluran KUR mikro hingga Oktober 2019 senilai Rp72,8 triliun sedangkan plafon hingga akhir tahun senilai Rp74,6 triliun. 

Sementara itu, penyaluran KUR kecil telah disalurkan sebanyak Rp10,4 triliun per Oktober 2019 dari plafon KUR kecil senilai Rp12,1 triliun.

Adapun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat perkembangan total akumulasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai 30 September 2019 sebesar Rp449,6 triliun, sedangkan outstanding pada tahun berjalan Rp158,1 triliun.

Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) terjaga di kisaran 1,23%. Total debitur penerima KUR dari Agustus 2015 sampai 30 September 2019 mencapai 18 juta debitur dengan 12 Juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak berulang.

Per 30 September 2019, penyaluran KUR sudah mencapai Rp115,9 triliun atau 82,79% dari target tahun ini yang sebesar Rp140 triliun, dengan total debitur KUR sebanyak 4,1 juta. Penyaluran KUR sektor produksi sampai 30 September 2019 mencapai 50,4% dari target minimal 60%.

Tahun depan pemerintah juga telah resmi memangkas suku bunga KUR dari 7% menjadi 6%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bri

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top