Tagih Janji Klaim, Nasabah Jiwasraya Datangi DPR

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 50 orang perwakilan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR untuk menagih penyelesaian masalah pembayaran klaim asuransi plat merah tersebut.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  16:31 WIB
Tagih Janji Klaim, Nasabah Jiwasraya Datangi DPR
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Jumat (12/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 50 orang perwakilan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR untuk menagih penyelesaian masalah pembayaran klaim asuransi plat merah tersebut.

Perwakilan nasabah tersebut akan melakukan mediasi dengan Komisi VI DPR pada Rabu (4/12/2019). Mereka akan menagih janji pihak Jiwasraya dan pemerintah, selaku pemilik saham mayoritas dari perseroan, untuk segera menyelesaikan pembayaran klaim. 

Lee Kang Hyun, salah satu perwakilan nasabah asal Korea Selatan menjelaskan bahwa tuntutan utama mereka yakni agar Jiwasraya segera mengembalikan seluruh dana nasabah. Para nasabah telah menagih haknya sejak akhir 2018, sejak Jiwasraya mengumumkan kesulitan pembayaran klaim pada Oktober 2018.

Dia menjelaskan bahwa para nasabah telah menagih haknya kepada berbagai pihak, mulai dari Jiwasraya, bank-bank penyalur polis, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, upaya-upaya tersebut nihil. 

"Waktu itu Ibu Menteri Rini Soemarno menyatakan ini [masalah Jiwasraya] akan diselesaikan dalam 1–2 bulan. Lalu, waktu itu Direktur Utama Bank Mandiri Pak Kartiko, saya bilang jawab jujur ini kapan dapat selesai, beliau menjawab paling 2–3 tahun," ujar Lee saat ditemui sebelum mediasi berlangsung.

Lee yang merupakan Wakil Presiden Direktur PT Samsung Electronics Indonesia dan Presiden Korean Chamber of Commerce in Indonesia (Kocham) menjelaskan bahwa nasabah asal Korea Selatan kini bergabung dengan seluruh perwakilan nasabah untuk terus menagih hak mereka.

Dia menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah menugaskan Menteri BUMN Erick Thohir untuk segera menyelesaikan masalah pembayaran klaim. Namun, Lee bersama perwakilan nasabah tetap pesimistis masalah tersebut dapat segera diselesaikan.

Pasalnya, para perwakilan nasabah telah mencoba berkomunikasi dan mengirimkan surat kepada pihak Jiwasraya, Kementerian BUMN, dan OJK, tetapi tak kunjung terdapat balasan. "Tidak ada satu lembar pun jawaban, dan tidak pernah satu orang pun bertemu dengan kami," ujar dia.

Berdasarkan pantauan Bisnis, sebanyak 50 orang nasabah Jiwasraya telah berkumpul di depan ruangan rapat Komisi VI DPR pada pukul 13.00 WIB. Mediasi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB, tetapi rapat tersebut baru dibuka pada pukul 14.48 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jiwasraya

Editor : Anggi Oktarinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top