Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNI Mudahkan Pekerja Migran Menabung Menggunakan Kartu Anggota NU

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfidziah PCINU Hong Kong Kistiawanto dan General Manager BNI Hong Kong Wan Andi Aryadi di Ruang Galeri BNI Hong Kong pada Minggu (12/1/2020).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 12 Januari 2020  |  17:16 WIB
BNI Kantor Cabang Hong Kong
BNI Kantor Cabang Hong Kong

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. meluncurkan kartu debit yang sekaligus berfungsi sebagai Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama Hong Kong (KARTANU) guna memenuhi kebutuhan layanan keuangan yang berbeda bagi Pekerja Migran Indonesia atau PMI.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfidziah PCINU Hong Kong Kistiawanto dan General Manager BNI Hong Kong Wan Andi Aryadi di Ruang Galeri BNI Hong Kong pada Minggu (12/1/2020).

(PKS) turut disaksikan oleh Konsul Jenderal RI di Hong Kong Ricky Suhendar, Ketua Dewan Pembina Santri Millenial Center NU (SiMaC) Ahmad Syauqi, Rois Syuriah PCINU Hong Kong Nur Rohman, dan Pemimpin Divisi Internasional BNI Eko Setyo Nugroho.

General Manager BNI Hong Kong Wan Andi Aryadi mengatakan bahwa ide untuk meluncurkan kartu tersebut muncul sejak kegiatan capacity building untuk PMI yang kerap diselenggarakan oleh NU Hong Kong dan BNI Hong Kong.

Dia menyebut, KARTANU akan memudahkan Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Hong Kong mendata anggotanya sekaligus sarana bagi BNI melayani kebutuhan perbankan dari para PMI.

"Adapun sampai dengan Desember 2019, BNI Hong Kong telah berhasil menghimpun DPK [Dana Pihak Ketiga] yang bersumber dari tabungan PMI Rp957 miliar. Pencapaian tersebut tumbuh 60% secara tahunan," kata Andi, dikutip melalui keterangan resmi, Minggu (12/1/2019).

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Andi menjelaskan, selama bekerja di Hong Kong, PMI juga perlu menyiapkan modal tabungan yang cukup untuk membangun usaha di Tanah Air. Oleh karena itu, BNI Hong Kong telah menyediakan fasilitas ATM dan mobile banking yang dapat digunakan untuk mengelola tabungan secara efektif dan efisien.

Disebutkan pengiriman uang ke Indonesia melalui sarana elektronik tersebut merupakan yang paling murah di Hong Kong. Hal ini sejalan dengan manfaat KARTANU yang juga berfungsi sebagai Kartu Debit BNI.

“BNI berperan aktif dalam program PMI secara menyeluruh. Dimulai saat keberangkatan dengan KUR penempatan, ketika di luar negeri memberikan pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan, sampai kembali ke Tanah Air BNI juga ikut mendampingi usaha yang dirintis melalui Rumah Edukasi BNI. Bahkan ketika usaha telah berjalan, BNI siap membantu memberikan tambahan modal berupa KUR [Kredit Usaha Rakyat]," ujar Andi.

Adapun, Nahdlatul Ulama Hong Kong merupakan salah satu komunitas berbasis keagamaan di Hong Kong. Dirintis sejak tahun 2012, NU Hong Kong saat ini menaungi lebih dari 60 majelis ranting yang tersebar di seluruh pelosok Hong Kong dan memiliki sebagian besar anggota yang merupakan PMI.

Ketua Tanfidziyah PCINU Hong Kong Kistiawanto menuturkan, kedepannya PCINU Hong Kong melalui majelis-majelis ranting akan melakukan sosialisasi KARTANU kepada seluruh anggota. PCINU Hong Kong berharap semua anggota NU di Hong Kong mendapatkan akses untuk meningkatkan kapasitasnya dan mudah dalam mengelola tabungannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top