Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekening WanaArtha Life Diblokir, OJK Minta Pemilik Talangi Klaim Nasabah

Otoritas menyebutkan berdasarkan aturan berlaku maka pemegang saham harus melakukan talangan atas klaim dari nasabah asuransi yang masuk.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  15:28 WIB
Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia (JSKY) Jackson Tandiono (kedua kiri) didampingi Investor Relation Theodorus Halim (kiri) berbincang dengan Dirut PT Asuransi Jiwa Adisarana Wana Artha (WanaArtha Life) Yanes Matulatuwa, sebelum konferensi pers, di Jakarta, Rabu (9/5/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia (JSKY) Jackson Tandiono (kedua kiri) didampingi Investor Relation Theodorus Halim (kiri) berbincang dengan Dirut PT Asuransi Jiwa Adisarana Wana Artha (WanaArtha Life) Yanes Matulatuwa, sebelum konferensi pers, di Jakarta, Rabu (9/5/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan pemegang saham perusahaan asuransi menyiapkan talangan selama rekening dibekukan aparat hukum termasuk pemilik Wanaartha Life.

Talangan ini guna memastikan seluruh klaim yang masuk tetap dibayar seperti semula.

Ahmad Nasrullah, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan berdasarkan aturan yang berlaku maka pemilik harus bertanggung jawab.

“Kita mengacu kepada aturan yang berlaku. Pemegang saham harus menyediakan  buffer selama rekening efek dibekukan,” kata Ahmad, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, permintaan pemenuhan dana talangan ini sudah  disampaikan kepada pemegang saham. Untuk itu otoritas mengharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga pembayaran klaim nasabah tidak terganggu.

Sebelumnya disebutkan rekening PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau WanaArthe Life diblokir oleh Kejaksaan Agung karena dinilai terkait kasus Jiwasraya.

Selain Jiwasraya, sejumlah rekening efek perusahaan asuransi lainnya juga disebut-sebut kena blokir. Untuk itu otoritas meminta perusahaan yang merasa tidak terkait kasus Jiwasraya melakukan klarifikasi ke penegak hukum sehingga pemblokiran rekening dapat dipercepat pelepasannya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi umum
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top