Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Badung Siapkan Hotel untuk Pekerja Migran Indonesia

Pemkab Badung juga telah menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi pihak hotel sebagai lokasi karantina.
Bendesa atau Kepala Desa Adat Jimbaran I Made Budiarta (kiri) memberikan pembinaan kepada warga yang menjalani sanksi adat di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung, Bali, Jumat (10/4/2020). Desa adat setempat menerapkan sanksi adat berupa bersih-bersih lingkungan sebagai upaya pembinaan dan memberi efek jera bagi warga yang melanggar berbagai aturan terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 seperti tempat usaha yang masih melanggar aturan jam operasional./Antara-Fikri Yusuf
Bendesa atau Kepala Desa Adat Jimbaran I Made Budiarta (kiri) memberikan pembinaan kepada warga yang menjalani sanksi adat di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung, Bali, Jumat (10/4/2020). Desa adat setempat menerapkan sanksi adat berupa bersih-bersih lingkungan sebagai upaya pembinaan dan memberi efek jera bagi warga yang melanggar berbagai aturan terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 seperti tempat usaha yang masih melanggar aturan jam operasional./Antara-Fikri Yusuf

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menyiapkan rumah singgah untuk lokasi karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa asal Kabupaten Badung yang pulang dari luar negeri.

"Ini dilakukan untuk menindaklanjuti langkah strategis kami dalam menangani Covid-19, dimana salah satunya adalah dengan menyiapkan rumah singgah," ujar Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, dalam keterangan Humas Badung yang diterima Antara di Mangupura, Rabu (15/4/2020).

Pihaknya juga telah mengunjungi beberapa hotel bintang empat di wilayah Kuta, Badung, untuk dijadikan tempat karantina dalam pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Dengan didampingi dan diawasi oleh petugas medis, Wabup Suiasa mengatakan bahwa Pemkab Badung juga telah menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi pihak hotel sebagai lokasi karantina.

Pihaknya saat ini juga telah mengamankan beberapa fasilitas akomodasi untuk memastikan bahwa hotel tersebut siap ketika dibutuhkan.

"Sejauh ini yang telah siap ada satu hotel di wilayah Kuta dengan 64 kamar sebagai tempat karantina PMI asal Badung dan 25 kamar untuk petugas medis. Skemanya saat sampai bandara, PMI langsung diarahkan untuk diperiksa petugas medis secara komprehensif," katanya.

Apabila dari hasil tes medis tersebut terdapat PMI yang terindikasi terjangkit Covid-19 maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan PMI yang hasil tesnya negatif, akan langsung diarahkan ke hotel tempat karantina.

Wabup Suiasa menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para pengusaha hotel karena sudah ikut bersinergi untuk turut serta dalam memberikan perawatan yang diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper