Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekonomi Indonesia Ambyar, BI Lanjutkan Kebijakan Moneter Longgar

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pandangan atau stance kebijakan bank sentral tetap longgar hingga saat ini.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4/2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4/2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan stance atau pandangan kebijakan moneter akan tetap longgar di tengah perlambatan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 2,97 persen (year on year/yoy) pada kuartal I/2020, melambat dibandingkan dengan capaian kuartal sebelumnya sebesar 4,97 persen (yoy).

Kondisi ini dipengaruhi oleh tekanan pandemi Covid-19, terutama pada penurunan permintaan domestik - termasuk konsumsi rumah tangga - di tengah kinerja positif sektor eksternal.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pandangan atau stance kebijakan bank sentral tetap longgar hingga saat ini.

"Kami akan menggunakan seluruh instrumen untuk jaga ekonomi," tegas Perry dalam virtual media briefing, Senin (6/5/2020).

Perry menambahkan BI masih memiliki ruang untuk pemangkasan suku bunga, tetapi fokus bank sentral pada jangka pendek masih terkait dengan stabilitas nilai tukar.

Menurut Perry, pelonggaran likuditas dari kebijakan quantitative easing diharapkan akan menopang pertumbuhan ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper