Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Indonesia Ambyar, BI Lanjutkan Kebijakan Moneter Longgar

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pandangan atau stance kebijakan bank sentral tetap longgar hingga saat ini.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  10:15 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan stance atau pandangan kebijakan moneter akan tetap longgar di tengah perlambatan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 2,97 persen (year on year/yoy) pada kuartal I/2020, melambat dibandingkan dengan capaian kuartal sebelumnya sebesar 4,97 persen (yoy).

Kondisi ini dipengaruhi oleh tekanan pandemi Covid-19, terutama pada penurunan permintaan domestik - termasuk konsumsi rumah tangga - di tengah kinerja positif sektor eksternal.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pandangan atau stance kebijakan bank sentral tetap longgar hingga saat ini.

"Kami akan menggunakan seluruh instrumen untuk jaga ekonomi," tegas Perry dalam virtual media briefing, Senin (6/5/2020).

Perry menambahkan BI masih memiliki ruang untuk pemangkasan suku bunga, tetapi fokus bank sentral pada jangka pendek masih terkait dengan stabilitas nilai tukar.

Menurut Perry, pelonggaran likuditas dari kebijakan quantitative easing diharapkan akan menopang pertumbuhan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kebijakan moneter
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top