Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Terbaru! Plafon Subsidi Keringanan Kredit Bakal Ditambah

OJK dan pemerintah sedang menyusun Program Pemulihan Ekonomi, yang mengatur salah satunya mengenai restrukturisasi kredit.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  11:12 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan jika pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang membahas program terkait dengan restrukturisasi kredit ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program yang disebut Program Pemulihan Ekonomi ini menurutnya sedang disusun OJK bersama pemerintah dan akan diumumkan tidak lama lagi. Di dalam program tersebut salah satunya diatur mengenai restrukturisasi atau keringanan kredit ke UMKM.

"Isinya ada penundaan angsuran pokok dan bunga 6 bulan dan kemungkinan tambahan plafon dari kredit. Ini sedang proses," katanya dalam live streaming, Rabu (6/5/2020).

Perry menambahkan pemerintah dan OJK sedang membuat rincian mengenai pelaksanaan kebijakan restrukturisasi kredit yang telah diumumkan sebelumnya.  Selain mengenai restrukturisasi kredit UMKM, Perry juga menyebut akan diatur mengenai keringanan kredit untuk segmen korporasi dan komersial.

Dia menambahkan di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi corona, pertumbuhan kredit ke depan akan lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan restrukturisasi dalam Program Pemulihan Ekonomi tersebut.

"BI mendukung penyaluran kredit melalui penyediaan likuiditas dengan tambahan Rp503,8 triliun. Kalau bank perlu tambahan, akan kami tambah," jelasnya.

Terkait dengan potensi pemangkasan suku bunga untuk mendukung penyaluran kredit, Perry mengatakan dalam kondisi seperti saat ini lebih efektif melalui penyediaan likuiditas. "Kebijakan suku bunga diprioritaskan untuk stabilisasi nilai tukar," ujar Perry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kredit umkm restrukturisasi utang
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top