Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2019, Bank Fama Bukukan Laba Rp14,16 Miliar

PT Bank Fama Internasional membukukan laba komprehensif tahun berjalan selama 2019 senilai Rp14,16 miliar dengan return on asset (ROA) sebesar 1,67%.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  14:26 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Fama Internasional membukukan laba komprehensif tahun berjalan selama 2019 senilai Rp14,16 miliar dengan return on asset (ROA) sebesar 1,67%.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Rabu (20/5/2020), pembentukan laba tersebut ditopang oleh pendapatan bunga yang mencapai Rp120,63 miliar dengan pendapatan bunga bersih Rp51,72 miliar.

Selain itu, laba perseroan juga ditopang kenaikan signifikan laba pendapatan operasional nonbunga yakni dari Rp12,09 miliar pada 2018 menjadi Rp101,46 miliar. Hal ini antara lain akibat adanya pemulihan pencadangan sebesar Rp99,57 miliar pada tahun lalu.

Adapun untuk pemyaluran kredit, total kredit yang diberikan perseroan selama 2019 sebesar Rp854,36 miliar, turun 0,99% dibandingkan realisasi tahun lalu (year on year/yoy). Penempatan dana di surat berharga naik dari Rp48,78 miliar menjadi Rp68,24 miliar.

Dengan demikian, selama 2019, aset Bank Fama dapat tetap tumbuh sebesar 10,58% (yoy) menjadi Rp1,26 triliun. 

Rasio cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) Bank Fama tercatat menurun menjadi 0,47% dari posisi 1% pada 2018. Rasio-rasio lainnya seperti kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) 2019 tercatat sebesar 4,69% (gross) dan 4,42% (nett). 

Return on equity (ROE) selama 2019 tercatat sebesar 5,05%. Bank Fama tercatat memperoleh margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) sebesar 4,63%. 

Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) selama 2019 tercatat sebesar 83,02%. Sementara itu, rasio total pembiayaan terhadap simpanan (loan to deposit ratio /LDR) tercatat menurun dari 78,98% pada 2018 menjadi 70,01% pada 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kinerja bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top