Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Komisaris BCA Lepas Saham Senilai Rp23,84 Miliar

Jumlah saham yang dilepas mencapai 800.000 lembar dengan harga jual Rp28.900 per lembar.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  19:54 WIB
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk Djohan Emir Setijoso melepas 800 ribu sahamnya. Penjualan saham dilakukan untuk tujuan investasi

Berdasarkan keterbukaan informasi dari laman IDX pada Jumat (5/6/2020), Djohan melego sahamnya pada Kamis kemarin. Saham yang dijual itu berstatus kepemilikan langsung oleh Djohan. 

Saham milik Djohar dijual dengan harga Rp28.900 per lembar saham. Dengan demikian, transaksi tersebut menghasilkan dana sebesar Rp23,84 miliar.

Adapun harga jual saham tersebut sedikit berada di bawah harga saham BCA saat penutupan Kamis (4/6/2020) lalu. Pada hari itu, saham emiten berkode BBCA itu ditutup pada level Rp28.950.

Dengan penjualan saham ini, jumlah saham yang dimiliki Djohar saat ini adalah sejumlah 21.400.121 lembar. Sebelumnya, ia memiliki sebanyak 22.200.121 lembar saham.

Pada hari ini, saham BBCA ditutup melemah 325 poin atau 1,12 persen ke level Rp28.625. Pergerakan saham BBCA berada di kisaran Rp27.925 hingga Rp29.275

Meski demikian, saham BBCA masih mencatatkan net foreign buy sebanyak Rp55,3 juta dengan kapitalisasi pasar sebanyak Rp705,75 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top