Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Salurkan Paket Bantuan, Bank Mandiri Gandeng Pedagang Kecil dan Agen Makanan

Seluruh paket tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 secara langsung maupun melalui yayasan panti asuhan/panti jompo.
Nasabah melakukan transaksi elektronik lewat ATM Bank Mandiri di Jakarta, Senin (1/10/2019). Bisnis/Nurul Hidayat
Nasabah melakukan transaksi elektronik lewat ATM Bank Mandiri di Jakarta, Senin (1/10/2019). Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri Tbk. menggandeng ratusan warung kecil dan agen makanan di sekitar kantor cabang di berbagai wilayah Indonesia untuk menyiapkan lebih dari 120.000 paket makanan dan sembako senilai total Rp6 miliar.

Seluruh paket tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 secara langsung maupun melalui yayasan panti asuhan/panti jompo mulai dari periode akhir Mei dan akan terus dilaksanakan hingga akhir Juni.

Salah satu pelaku usaha makanan yang dilibatkan dalam kegiatan ini seperti jaringan Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara), yang menyediakan 4.000 paket makanan.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan perseroan bekerja sama dengan pengurus RT dan RW serta kelurahan setempat dalam program tersebut untuk memastikan penyaluran paket makanan dan sembako tersebut tepat sasaran.

"Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami kepada pemerintah juga kepada pelaku usaha agar bisa terus menggerakkan roda perekonomian, khususnya pada sektor mikro yang sangat terdampak oleh wabah corona," kata Rully, dalam siaran pers Bank Mandiri, Minggu (21/6/2020).

Rully menambahkan program Mandiri Untuk Negeri ini adalah salah satu aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dan diharapkan dapat sedikit membantu serta meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, hingga 7 Juni 2020 Bank Mandiri sudah menyetujui restrukturisasi sebanyak 404.000 debitur dengan baki debet mencapai Rp99 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp51,6 triliun merupakan segmen wholesale banking, korporasi, dan commercial banking. Sisanya, sebanyak Rp47,3 triliun berasal dari segmen ritel, UMKM, KPR, maupun KSM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : M. Richard
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper