Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selama Masa PSBB, Bank DBS Indonesia Catat Pertumbuhan Transaksi Digital

Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto menuturkan Bank DBS menyadari peran teknologi di masa depan akan mengubah pola kehidupan manusia termasuk kegiatan perbankan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  11:14 WIB
DBS Group Holdings Ltd - Istimewa
DBS Group Holdings Ltd - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Produk bank digital milik PT Bank DBS Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi online selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Peningkatan transaksi online sebesar 75% dari rata-rata terdapat pada fitur bayar&beli dan penggunaan kartu debit. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan perilaku konsumsi masyarakat selama menjalankan aktivitas hanya dari rumah. 

Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto menuturkan Bank DBS menyadari peran teknologi di masa depan akan mengubah pola kehidupan manusia termasuk kegiatan perbankan.

Oleh karena itu, Bank DBS secara cepat melakukan transformasi digital secara menyeluruh, beralih dari bank konvensional menjadi bank digital dengan meluncurkan Digibank by DBS di Indonesia sejak tahun 2017. 

Peningkatan transaksi keuangan yang perseroan alami pun menunjukkan bahwa fitur dan layanan perbankan digital memudahkan nasabah untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan transaksi keuangan mereka, terlebih di era normal yang baru.

"Sejalan dengan misi kami Live more, Bank Less, strategi kami adalah terus mengembangkan inovasi teknologi, dengan menghadirkan berbagai layanan keuangan di dalam aplikasi Digibank by DBS, mulai dari remittance hingga wealth management yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja hanya melalui genggaman,” ujar Leonardo dalam siaran pers Bank DBS Indonesia, Senin (22/6/2020).

Adapun, penggunaan kartu debit Digibank by DBS untuk transaksi online juga memperlihatkan peningkatan positif di masa pandemi, di mana volume dari transaksi online tersebut mencapai dua kali lipat dari volume penggunaan kartu debit untuk transaksi offline dibanding sebelum masa pandemi.

Selain itu, tabungan dan deposito yang ditempatkan oleh nasabah ritel di Digibank juga mengalami peningkatan hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dia berharap layanan Digibank by DBS dapat memberikan pengalaman perbankan yang lengkap, mudah, praktis, dan tanpa hambatan, melalui serangkaian produk dan layanan revolusioner seperti Fitur Bayar & Beli, investasi melalui fitur deposito dan membeli surat berharga negara melalui fitur e-SBN, kredit Tanpa Agunan (KTA) Instan, transfer valas, dan lain-lain

Saat ini, Bank DBS tengah mengembangkan fitur-fitur yang terdapat di dalam aplikasi Digibank by DBS, khususnya wealth management guna mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi mengelola keuangan.

"Dalam waktu dekat, Digibank by DBS berencana akan meluncurkan Rekening Valas serta fitur Jual Beli Obligasi yang diharapkan akan menambah pilihan bagi nasabah dalam menyimpan dan mengembangkan kekayaan mereka," ucap Leonardo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank dbs Digital Banking Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top