Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri P2P Lending Syariah Sambut Sukuk Crowd Funding (SFC)

Penambahan instrumen tersebut juga dianggap menjadi inovasi yang membantu ekosistem fintech berbasis syariah dalam menghasilkan produk anyar.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  17:14 WIB
Fintech.  - Antara
Fintech. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kehadiran sukuk crowd funding (SCF) sebagai instrumen equity crowd funding dinilai akan memberikan efek positif bagi perkembangan industri teknologi finansial (financial technology/fintech) di Tanah Air.

Seperti diketahui, belum lama ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menjadikan sukuk crowd funding sebagai instrumen equity crowd funding industri fintech lending di Indonesia dari yang sebelumnya hanya berupa saham.

Adapun, produk SCF tersebut ditargetkan kepada badan hukum ataupun investor perorangan dengan tujuan menghadirkan daya jual fintech lending berbasis syariah yang unik, dibandingkan dengan platform fintech P2P lending lain.

"Lebih banyak tech-enable solution di keuangan syariah lebih baik bagi pertumbuhan industri tersebut," ujar CEO Alami, Dima Djani, kepada Bisnis, Selasa (30/6/2020).

Penambahan instrumen tersebut juga dianggap menjadi inovasi yang membantu ekosistem fintech berbasis syariah dalam menghasilkan produk anyar.

Adapun, lanjutnya, hal yang penting bagi dalam penerapan intrumen SCF adalah bagaimana memitigasi risiko teknologi dan operasional. Namun, Dima menilai standar teknologi dan operasional di fintech lending berbasis syariah sudah sangat baik sehingga bisa dijadikan dasar bagi SCF.

Meski demikian, Dima mengakui kendala penerapan instrumen SFC di industri fintech syariah ada di literasi produk. Pasalnya, kata Dima, Sukuk masih diasosiasikan dengan obligasi syariah bukan bagi hasil.

"Mungkin nama ECF syariah bisa lebih mudah diterima masyarakat," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

syariah fintech
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top