Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengguna KoinWorks Melonjak 41 Persen di Semester I/2020, Apa Strateginya?

KoinWorks mengalami kenaikan penyaluran pinjaman produktif di semester I/2020 ini sebesar 15 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  16:05 WIB
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Antusiasme masyarakat akan produk finansial ternyata cukup tinggi selama pandemi Covid-19. Pengguna platform fintech KoinWorks meningkat sebesar 41 persen selama 6 bulan terakhir.

Benedicto Haryono, CEO & Co-Founder KoinWorks mengatakan pihaknya sebagai platform Super Financial App pertama di Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan inklusi keuangan di negeri ini semakin merata.

KoinWorks menyediakan akses alternatif pembiayaan yang terjangkau bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia dan pendanaan yang kompetitif bagi kalangan milenial. Dia menilai pihaknya sukses membukukan kinerja positif di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan akibat pandemi Covid-19.

Benedicto mengungkapkan KoinWorks mencatat pertumbuhan sebesar 41 persen dari sisi pengguna selama enam bulan terakhir pada 2020 ini

Pertumbuhan pengguna ini, tuturnya, menunjukkan antusiasme masyarakat akan produk finansial yang dapat membantu keseharian mereka baik untuk personal maupun usaha.

“Sudah lebih dari 519.000 pengguna yang terdaftar di platform KoinWorks hingga Juni lalu” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com Minggu, (12/7/2020).

Selain itu, KoinWorks juga mengalami kenaikan penyaluran pinjaman produktif di semester I/2020 sebesar 15 persen untuk. Capaian ini bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Kami secara proaktif membantu para UKM Indonesia dalam melewati masa sulit ini baik dari sisi akses pembiayaan yang terlihat dari bertumbuhnya jumlah penyaluran pembiayaan kepada UKM maupun edukasi pengembangan bisnis di masa pandemi lewat berbagai channel dan program yang interaktif.”

Sebesar 41,78 persen peminjam di KoinWorks berasal dari sektor fashion dan F&B. Selanjutnya diikuti oleh sektor olahraga dan hobi (19,61 persen), serta handphone dan elektronik (11,50 persen).

Benedicto menambahkan dengan diberlakukannya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga memberikan dampak pada peningkatan permintaan pinjaman sekitar hampir 30 persen. Peningkatan seiring  bisnis yang sudah mulai kembali beroperasi.

“Kami akan terus berupaya dalam menjaga kepercayaan pengguna melalui pengembangan produk yang dapat menjawab kebutuhan pasar dan penerapan berbagai strategi untuk mitigasi risiko guna menjaga kualitas pinjaman serta rasio gagal bayar lewat sistem credit-scoring yang telah disesuaikan dengan kondisi era new normal,” paparnya.

Benedicto menambahkan sejumlah inisiatif juga ditempuh oleh KoinWorks untuk bersama-sama dengan pemerintah dalam rangka melawan Covid-19. Langkah itu seperti memanfaatkan LED di jalan protokol sebagai media imbauan untuk social distancing, rajin mencuci tangan dan menjaga kesehatan.

Selain itu, KoinWorks juga berkolaborasi dengan East Venture menggelar penggalangan dana lewat KoinDonasi, bekerja sama dengan perusahaan asuransi ternama Indonesia. Program ini menyediakan perlindungan dana di tengah kondisi ekonomi yang sedang terguncang serta menyediakan perlindungan kesehatan untuk para pendana KoinWorks.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

finansial fintech Koinworks
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top