Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mitra Gojek Dapat Fasilitas Kredit Bank BUMN. Bagaimana Grab?

Bank BUMN telah bekerja sama dengan Gojek dalam program DigiKu untuk menyalurkan kredit ke sektor UMKM.
Ni Putu Eka Wiratmini & Azizah Nur A.
Ni Putu Eka Wiratmini & Azizah Nur A. - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  19:52 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Bank-bank milik negara menggandeng sejumlah perusahaan berbasis teknologi untuk mempercepat penyerapan kredit, khususnya untuk segmen UMKM. Salah satu perusahaan yang digandeng adalah Gojek.

Perusahaan transportasi online tersebut terpilih menjadi salah satu mitra pemerintah dan bank pelat merah dalam penyaluran kredit secara digital lewat program DigiKu.

Pada tahap awal, Bank BRI bersama Gojek memberikan fasiltas pinjaman kepada para pengemudi yang menjadi mitra perusahaan tersebut.

Akses pengajuan modal lewat sejumlah channel online ini dilakukan untuk mempermudah UMKM yang saat ini terdampak pandemi Covid-19 dalam pengajuan pinjaman modal kerja berbunga ringan.

Selain dengan Gojek, bagaimana dengan perusahaan teknologi lainnya, seperti Grab?

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan dalam menyalurkan digital lending kepada UMKM, perseroan memiliki platform sendiri juga, yaitu Ceria. Saat ini, selain dengan Gojek, perseroan juga telah berproses dengan Grab dan Tokopedia dalam menyalurkan kredit ke sektor UMKM.

"Sementara yang sudah dalam pipeline adalah Shopee, Bukalapak, dan lain-lain," ujarnya Selasa (21/7/2020).

Ilustrasi pengemudi Gojek mengikuti inisiatif J3K di Bekasi./Antara

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. juga akan memperluas kerja sama dengan perusahaan berbasis teknologi.

Setelah menggandeng Gojek, perseroan akan mengajak perusahaan teknologi Grab sebagai mitra dalam program Digital Kredit untuk UMKM (DigiKu) yang diluncurkan pekan lalu.

General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan Gojek menjadi salah satu mitra dalam kerja sama terkait pembiayaan sejak 2018. Setelah program DigiKu diluncurkan perseroan akan mempercepat kerja sama dengan perusahaan berbasis teknologi lainnya seperti Grab.

Kerja sama dalam pembiayaan dengan Grab akan menyasar merchant Grabfood dan pengemudi. Perseroan menyiapkan pinjaman melalui program DigiKu dengan skema kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen dan tenor maksimal 36 bulan. Di samping itu, juga ada skema komersial dengan bunga komersial sesuai apatite bank dan mitra.

"Adanya dorongan peluncuran DigiKu pekan lalu, maka cukup banyak yang sedang kami speedup untuk kita kerja samakan dalam pembiayaan antara lain Grab," katanya, Selasa (21/7/2020).

Melalui program DigiKu, Bank Himbara akan menyalurkan bantuan modal hingga Rp4,2 triliun dengan target satu juta unit UMKM sebagai penerimanya.

Bambang menyampaikan perseroan saat ini masih menghitung porsi bantuan modal yang akan disalurkan dari total penyaluran oleh bank Himbara.

"Kami sedang menghitung sehingga segera dapat membantu modal UMKM dengan akses digital lebih banyak," imbuhnya.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengaku telah sejak lama menyasar penyaluran kredit mikro dan komersial melalui platform Gojek dan Grab.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan kolaborasi dengan platform Gojek dan Grab telah dilakukan jauh sebelum pandemi Covid-19. Kredit yang disasar dari Gojek dan Grab adalah mitra UMKM yang bergerak di sektor makanan dengan bunga 0,75 persen.

Menurutnya, saat ini demand kredit melalui platform Gojek dan Grab sudah ada tetapi tidak sebesar e-commerce lainya. Penyaluran kredit yang berkolaborasi dengan platform digital terbesar berasal dari Amartha dan Crowde.

Saat ini perseroan juga sudah memiliki aplikasi digital sendiri untuk menyalurkan kredit yakni Mandiri Pintar. Dari kolaborasi platform tersebut dan aplikasi sendiri, penyaluran kredit terbesar tetap berasal dari Mandiri Pintar.

Setidaknya, lewat Mandiri Pintar, pada 17 Juli 2020 lalu, Bank Mandiri mampu menyalurkan hingga Rp160 miliar kredit usaha rakyat dalam satu hari.

"Saat ini paling cepat penyaluran paling cepat ya lewat Mandiri Pintar karena cuma 15 menit. Kami sekarang terus kembangkan teknologi," katanya kepada Bisnis, Selasa (21/7/2020).

Donsuwan mengatakan, jauh sebelum pandemi terjadi, perseroan telah melakukan kolaborasi dengan fintech. Pasalnya, dengan nasabah yang sebagian besar berada di perkotaan, kolaborasi dengan fintech menjadi pilihan yang tepat daripada membangun komersial outlet.

"Sekarang semua fintech kami ajak kolaborasi dan tentunya yang sudah memiliki license dari OJK," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit umkm bank bumn Gojek grab indonesia
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top