Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Jenius Hadirkan Fitur Jenius QR

Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi Sumintardja, mengatakan Jenius QR memudahkan digital savvy bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit karena langsung memotong saldo aktif dan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  17:46 WIB
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. di Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. di Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BTPN meluncurkan fitur terbaru dari aplikasi perbankan digital Jenius yaitu Jenius QR untuk mendukung para pengguna beradaptasi dalam kebiasaan yang baru di masa new normal

Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi Sumintardja, mengatakan Jenius QR memudahkan digital savvy bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit karena langsung memotong saldo aktif dan tanpa perlu berpindah aplikasi.

Selain mendukung kenyamanan bertransaksi, fitur ini sekaligus mendukung program Bank Indonesia untuk mendorong peningkatan pembayaran non-tunai.

“Melalui proses kokreasi, Jenius mendengar kebutuhan digital savvy akan cara pembayaran yang semakin mudah dan simpel, salah satunya layanan transaksi non-tunai. Untuk itu, kami memperkenalkan Jenius QR sebagai metode pembayaran baru secara non-tunai," katanya dalam peluncuran fitur Jenius QR, Senin (27/7/2020).

Fitur ini juga mendukung anjuran pemerintah di masa adaptasi kebiasaan baru saat ini untuk meminimalisir kontak fisik, termasuk ketika melakukan transaksi pembayaran. Masa adaptasi kebiasaan baru telah mengubah kebiasaan dan cara dalam melakukan segala hal, termasuk dalam mengakses kebutuhan finansial hingga pengalokasian dana agar dapat bertahan di tengah situasi saat ini. 

Berdasarkan Riset Jenius mengenai perilaku masyarakat digital savvy selama masa adaptasi kebiasaan baru yang dilakukan kepada 307 orang responden, ditemukan bahwa 52% responden masih menjalankan aktivitas bekerja dari rumah alias working from home dan 48% telah working form office.

Hasil survei juga menunjukkan lima aktivitas yang paling sering dilakukan di luar rumah selama masa adaptasi kebiasaan baru oleh responden yang masih working from home adalah berbelanja di minimarket (61%), berbelanja di supermarket (44%), berbelanja di pasar tradisional (30%), beribadah di luar rumah (28%), dan olah raga luar ruangan (20%).

Adapun, tiga transaksi offline yang paling sering dilakukan pada masa adaptasi kebiasaan baru oleh responden yang telah working from office adalah berbelanja bahan-bahan makanan (72%), membeli kudapan (62%), dan membeli barang elektronik (62%). Sedangkan untuk responden yang masih working from home didominasi oleh transaksi online.

Dalam hasil riset tersebut juga ditemukan bahwa digital savvy di wilayah Jabodetabek mulai beralih menggunakan pembayaran non-tunai dalam melakukan transaksi di masa adaptasi kebiasaan baru ini.

"Jenius QR membantu digital savvy untuk bertransaksi di jaringan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) seluruh Indonesia, termasuk di jaringan e-Wallet seperti GoPay, OVO, DANA, dan sebagainya," imbuhnya.

Wasi menambahkan Jenius QR dilengkapi dengan keamanan berlapis berupa biometrik sidik jari/sensor wajah dan PIN. Pengguna juga bisa memanfaatkan otentikasi transaksi (memasukkan password setiap ingin melakukan pembayaran) dengan menetapkan limit sesuai kebutuhan. Jenius dari Bank BTPN terdaftar dan diawasi oleh OJK serta dijamin oleh LPS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btpn QR code Jenius
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top