Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Merger Bank Syariah BUMN Bisa Sekelas Dubai Islamic Bank, Seberapa Besar Asetnya?

Rencana merger bank syariah milik BUMN dinilai bisa menjadikannya sekelas Dubai Islamic Bank. Seberapa besar bank asal Uni Emirat Arab tersebut?
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  18:12 WIB
Kantor Pusat Dubai Islamic Bank - dib.ae
Kantor Pusat Dubai Islamic Bank - dib.ae

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana merger bank-bank syariah milik BUMN dinilai bisa menjadikan Indonesia memiliki bank sekelas Dubai Islamic Bank.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO Grup Syailendra Asia, sekaligus praktisi ekonomi syariah, Salina Nordin. Menurutnya, bank asal Uni Emirat Arab tersebut mampu bersaing dengan bank konvensional dengan lini bisnis multi dimensi. Namun, dia mengingatkan bank syariah harus bersih dan transparan agar bisa bersaing.

Sebelumnya, rencana merger bank syariah BUMN digulirkan kembali oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Dengan bergabungnya bank-bank syariah BUMN akan membuka opsi-opsi pendanaan yang lebih luas di dalam negeri.

Sebenarnya, seberapa besar Dubai Islamic Bank saat ini?

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi teranyar, per 30 Juni 2020 aset Dubai Islamic Bank tercatat senilai 294,79 miliar dirham. Jika dirupiahkan, maka aset bank syariah ini setara Rp1.169 triliun.

Tentunya, angka ini cukup fantastis untuk ukuran satu bank. Jika dibandingkan dari sisi aset, total aset seluruh bank syariah di Indonesia senilai Rp537 triliun, sedangkan total aset perbankan konvensional Tanah Air mencapai Rp8.402 triliun.

Sementara itu, jika tiga bank umum syariah milik bank BUMN dan satu unit usaha syariah bank BUMN digabung, total aset akan menjadi Rp236,86 triliun. Artinya, aset Dubai Islamic Bank hampir 5 kali lipat bank-bank syariah BUMN jika digabung.

Dubai Islamic Bank tidak hanya beroperasi di Uni Emirat Arab, tetapi juga melebarkan sayap bisnis di beberapa negara seperti Bosnia, Turki, Pakistan, Sudan, Kenya, dan Indonesia.

Di Indonesia, Dubai Islamic Bank menjadi pemegang saham PT Panin Dubai Syariah Tbk. Per 30 Juni 2020, saham yang dimiliki Dubai Islamic Bank sebesar 38,25 persen.

Baru-baru ini, salah satu bank syariah terbesar di dunia tersebut merampungkan akuisisi Noor Bank, yang merupakan bank syariah di Uni Emirat Arab. Selain Dubai Islamic Bank, di negara tersebut juga terdapat bank syariah lainnya, yaitu Muslim Emirates, Abu Dhabi Islamic Bank, Sharjah Islamic Bank, dan Ajman Bank.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah dubai merger bank syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top