Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhir Kuartal II/2020, Industri Asuransi Himpun Premi Rp20 Triliun

Secara khusus untuk industri asuransi, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan industri ini masih mampu mencatatkan kenaikan premi pada kuartal II/2020, di tengah tekanan perekonomian akibat pandemi Covid-19.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  17:26 WIB
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kondisi jasa keuangan secara umum masih dalam kondisi baik dan terkendali dengan indikator permodalan yang memadai dan profil risiko terjaga.

Secara khusus untuk industri asuransi, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan industri ini masih mampu mencatatkan kenaikan premi pada kuartal II/2020, di tengah tekanan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

"Industri asuransi mampu menghimpun pertambahan premi Rp20 triliun," kata Wimboh dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) secara daring, Rabu (5/8/2020).

Lebih lanjut, Wimboh menjelaskan pertumbuhan premi sektor asuransi jiwa terkontraksi 10 persen, dan premi asuransi umum dan reasuransi terkontraksi 2,3 persen.

Adapun, dalam bidang perbankan, menurut Wimboh, kondisi permodalan masih cukup kuat yakni di level 22,59 persen pada kuartal II/2020, atau menguat dari posisi kuartal I/2020 yakni sebesar 21,72 persen.

"Secara gradual ada peningkatan. kecukupan likuiditas terjaga baik, tercermin dari rasio AL/NCD per 28 juli 2020 sebesar 130,53 persen, naik dari kuartal I/2020 sebesar 112,90 persen. Angka ini juga jauh di atas threshold," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi premi asuransi pemulihan ekonomi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top