Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Tiga Elemen Penting Green Finance Menurut Wapres Ma'ruf Amin

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai konsep green finance atau pembiayaan berkelanjutan sangat relevan dengan konsep maqashid syariah.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  13:59 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjelaskan ada tiga hal penting yang harus diperhatikan agar perusahaan dapat menerapkan konsep pembiayaan berkelanjutan atau green finance.

"Pertama, pengembangan atau inovasi produk dan/atau kegiatan yang sejalan dengan penerapan keuangan berkelanjutan," jelas Wapres melalui akun resmi Twitter-nya, @Kiyai_Ma'rufAmin, Senin (10/8/2020).

Poin penjelasan itu ditegaskan dalam sebuah acara webinar yang diselenggarakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bertajuk Go Green for South Sulawesi melalui video conference.

Elemen kedua, sambung Wapres Ma'ruf, adalah pengembangan kapasitas internal masing-masing organisasi.  "Ketiga, penyesuaian tata kelola organisasi yang sejalan dengan keuangan berkelanjutan yang mencakup struktur organisasi, manajemen risiko, dan standar prosedur operasional," kata Kiai yang akrab disapa Abah ini.

Wapres Ma'ruf Amin menilai konsep green finance atau pembiayaan berkelanjutan sangat relevan dengan konsep maqashid syariah.

"Konsep ini mendorong investasi yang ramah lingkungan yang telah dijalankan Indonesia berdasarkan Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2016 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik," demikian lanjutan cuitan Wapres Ma'ruf.

Bahkan, konsep ekonomi berkelanjutan secara umum dinilai sesuai dengan prinsip maqashid syariah. Oleh karena itu, implementasi konsep ekonomi berkelanjutan dinilai sama dengan menjalankan ajaran Islam.

"Konsep keberlanjutan dalam ekonomi dan pembangunan merupakan konsensus bersama tentang kesejahteraan universal yang sesuai dengan maqashid syariah," demikian cuitan Wapres Ma'ruf Amin.

Wapres menilai ekonomi berkelanjutan merupakan jawaban atas berbagai kritik dari kegiatan ekonomi yang menimbulkan praktik eksploitasi sumber daya manusia dan sumber daya alam.

Konsep tersebut, jelas Wapres, sesuai dengan prinsip maqashid syariah yaitu memelihara agama, jiwa, akal (people), memelihara keturunan (planet), dan memelihara harta (profit) yaitu konsep triple bottom line atau 3P's. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi syariah green economy Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top