Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nilai Transaksi Kartu Kredit Digerogoti Corona, Terendah Sejak 2016

Di samping itu, rasio kredit bermasalah pada kartu kredit juga tercatat naik menjadi 3,12 persen pada Mei tahun ini.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  18:25 WIB
Kartu kredit - ilustrasi
Kartu kredit - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Baki kartu kredit perbankan turun 9,54 persen secara tahunan pada Mei tahun ini menjadi Rp73,04 triliun.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baki tersebut merupakan yang terendah sejak 2016.

Di samping itu, rasio kredit bermasalah pada kartu kredit juga tercatat naik menjadi 3,12 persen pada Mei tahun ini dari 2,47 persen pada Mei tahun lalu.

Tidak hanya karena penurunan kredit, tetapi peningkatan baki kredit bermasalah juga memperburuk kualitas penyaluran pinjaman melalui kartu perbankan Tanah Air.

Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta sebelumnya mengatakan pada masa pendemi transaksi kartu kredit secara umum mengalami penurunan.

Penurunan paling besar dikontribusi oleh sektor pariwisata dan turunannya karena memang aktivitas pariwisata terkendala karena wabah Covid-19.

Namun kata Steve, pada masa pandemi terjadi pergeseran transaksi. Penerapan pembatasan sosial dan bekerja dari rumah meningkatkan transaksi belanja online.

"Perkembangan kartu kredit secara umum 3 bulan terakhir untuk seluruhnya menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sampai Maret 2020 masih tumbuh 7-8 persen, tapi sampai Juni menurun banyak," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu kredit akki transaksi kartu kredit
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top