Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekerja dan Korban Tol Ambruk Cibitung-Cilincing Terproteksi BP Jamsostek

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja menjelaskan bahwa seluruh pekerja dan delapan korban kecelakaan kerja ambruknya tol tersebut sudah mendapatkan perlindungan dari pihaknya.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  20:04 WIB
Pegawai melintasi logo BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang BP Jamsostek di Menara Jamsostek, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pegawai melintasi logo BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang BP Jamsostek di Menara Jamsostek, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pekerja proyek dan korban ambruknya jalan tol Cibitung–Cilincing telah mendapatkan perlindungan ketenagaakerjaan dari badan tersebut.

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja menjelaskan bahwa seluruh pekerja dan delapan korban kecelakaan kerja ambruknya tol tersebut sudah mendapatkan perlindungan dari pihaknya.

Proteksi itu diberikan sebagai bagian dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BP Jamsostek. Badan itu pun sedang melakukan koordinasi agar seluruh korban dan ahli waris bisa mendapatkan hak serta pelayanan yang sesuai ketentuan.

"Tim kami di lapangan sudah berkoordinasi dengan pelaksana proyek untuk memastikan korban pekerja tersebut mendapatkan pelayanan sesuai dengan haknya, seperti pengobatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis, dan santunan-santunan lainnya terkait JKK," ujar Utoh kepada Bisnis, Rabu (19/8/2020).

Seperti diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penghentian sementara pekerjaan pembangunan Tol Cibitung–Cilincing pada seksi 4 Kanal Banjir Timur–Cilincing akibat peristiwa kecelakaan konstruksi saat melakukan pengecoran di STA 31+128 pada Minggu (16/8/2020).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit telah meninjau lokasi kejadian dan telah meminta PT Waskita Beton Precast selaku kontraktor dan pimpinan proyek PT Cibitung Tanjung Priok Tollways untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi jamsostek bpjs ketenagakerjaan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top