Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Bengkulu Catatkan Kenaikan Laba 46 Persen

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank Bengkulu Fanny Irfansyah menyampaikan perseroan memiliki komitmen untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum bank sebesar Rp3 triliun pada 2022.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 10 September 2020  |  13:44 WIB
Kantor Cabang Utama Bank Bengkulu - Dok. Bank Bengkulu
Kantor Cabang Utama Bank Bengkulu - Dok. Bank Bengkulu

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu berupaya memenuhi ketentuan modal inti minimum bank sebesar Rp1 triliun paling lambat 31 Desember 2020.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank Bengkulu Fanny Irfansyah menyampaikan perseroan memiliki komitmen untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum bank sebesar Rp3 triliun pada 2022.

Namun, saat ini fokus perseroan untuk memenuhi modal inti minimum bank sebesar Rp1 triliun pada 2020. Adapun, per 30 Juni 2020, jumlah modal inti utama Bank Bengkulu tercatat Rp822,47 miliar.

"Saat ini fokus sampai akhir tahun 2020 pemenuhan Rp1 triliun terlebih dahulu," katanya, Kamis (10/9/2020).

Bank Bengkulu tercatat membukukan laba tahun berjalan setelah pajak bersih sebesar Rp85,35 miliar per 30 Juni 2020. Laba tersebut tumbuh 46,70% dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp58,18 miliar.

Pada periode itu, kredit yang disalurkan mencapai Rp5,56 triliun atau tumbuh 17,05% secara year on year. Sementara itu penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp6,3 triliun atau tumbuh 6,60% secara yoy.

Pertumbuhan DPK ditopang dari jenis simpanan berjangka yang tumbuh 45,81% menjadi Rp3,31 triliun, diikuti jenis tabungan yang tumbuh 15,20% yoy menjadi Rp1,44 triliun. Bank Bengkulu mencatat rasio NPL gross sebesar 1,17% per 30 Juni 2020, dari 1,25% per 30 Juni 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bengkulu laba bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top