Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dear Investor, Menolak Merger Bank Syariah BUMN? Ini Nilai Jual Saham BRIS

Setiap pemegang saham minoritas dari BRIS yang tidak setuju terhadap keputusan rapat umum pemegang saham terkait penggabungan akan diberikan kesempatan untuk meminta saham-sahamnya dibeli oleh BRI dan atau pihak lain yang akan ditunjuk oleh BRI dengan harga Rp781,29 per saham BRIS.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  13:10 WIB
Kantor BRIsyariah - brisyariah.co.id
Kantor BRIsyariah - brisyariah.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. akan menyerap saham BRIS dengan harga Rp781,29 per saham, bagi pemegang saham minoritas yang menolak rencana penggabungan usaha tiga bank syariah BUMN. Yakni PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah.

Hal ini tertuang dalam ringkasan rancangan penggabungan antara ketiga bank tersebut, yang dirilis hari ini (21/10/2020).

"Setiap pemegang saham minoritas dari BRIS yang tidak setuju terhadap keputusan rapat umum pemegang saham terkait penggabungan akan diberikan kesempatan untuk meminta saham-sahamnya dibeli oleh BRI dan atau pihak lain yang akan ditunjuk oleh BRI dengan harga Rp781,29 per saham BRIS," dikutip dari ringkasan rancangan penggabungan.

Harga tersebut merupakan nilai pasar wajar sebagaimana dinilai oleh KJPP Suwendho, Rinaldy dan Rekan. BRI dan atau pihak lain yang akan ditunjuk oleh BRI akan bertindak sebagai pembeli saham dari para pemegang saham minoritas BRIS yang tidak menyetujui keputusan rapat umum pemegang saham terkait penggabungan berdasarkan perjanjian kesanggupan pembelian saham.

Pemenuhan kewajiban sebagai pembeli saham dari para pemegang saham minoritas BRIS ini akan bergantung pada ijin yang diberikan dari regulator dan atau Badan Pemerintah terkait, yang diajukan oleh BRI.

Para pemegang saham minoritas BRIS yang berhak untuk meminta sahamnya dibeli oleh BRI dan atau pihak lain yang akan ditunjuk oleh BRI adalah para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham BRIS pada tanggal 19 November 2020, yaitu 1 hari kerja sebelum tanggal pemanggilan RUPSLB.

Periode penyerahan formulir penjualan saham dimulai pada 17 Desember 2020 sampai dengan 5 Januari 2021. Pembayaran dari pembelian saham akan dilakukan pada 5 Maret 2021.

Pada sesi perdagangan hari ini (21/10/2020), harga saham BRIS berakhir di zona merah. Saham BRIS ditutup pada level harga Rp1.485 atau turun 1% dari penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan perbankan syariah bri syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top