Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Uang Beredar Melambat pada September 2020, Ada Apa Ya?

Komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) hanya tumbuh 17,6 persen yoy, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Agustus 2020 sebesar 19,3 persen yoy, yang dipengaruhi oleh melambatnya simpanan giro rupiah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  10:41 WIB
Karyawan menghitung uang pecahan Rp.100.000 di salah satu Bank yang ada di Jakarta, Senin (4/6). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menghitung uang pecahan Rp.100.000 di salah satu Bank yang ada di Jakarta, Senin (4/6). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp6.742,9 triliun pada September 2020.

Posisi M2 tersebut tetap tumbuh tinggi yaitu sebesar 12,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meski melambat dari Agustus 2020 yang tercatat tumbuh 13,3 persen yoy.

Pertumbuhan uang beredar didorong oleh komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) yang tumbuh 17,6 persen yoy, meski juga lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Agustus 2020 sebesar 19,3 persen yoy, yang dipengaruhi oleh melambatnya simpanan giro rupiah.

"Di samping itu, pertumbuhan uang kuasi juga tercatat melambat, dari 11,5 persen yoy pada Agustus 2020 menjadi 10,6 persen yoy pada September 2020," tulis BI dalam laporannya, Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, surat berharga selain saham pada September 2020 tercatat kontraksi sebesar 13,9 persen yoy, tidak sedalam kontraksi bulan sebelumnya sebesar 18,7 persen yoy.

BI mencatat, pertumbuhan M2 pada September 2020 ini didorong oleh peningkatan ekspansi keuangan pemerintah.

Peningkatan ekspansi keuangan pemerintah tercermin pada pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang mengalami tren peningkatan, dari 65,1 persen yoy pada Agustus 2020 menjadi 76,7 persen yoy pada September 2020.

Selain itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 16,7 persen yoy pada September 2020, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Agustus 2020 sebesar 13,8 persen yoy.

Sementara, pertumbuhan kredit pada September 2020 tercatat sebesar -0,4 persen yoy, berbalik arah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,6 persen yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia simpanan perbankan uang beredar
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top