Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fintech Batumbu Dorong Kolaborasi Kembangkan Pencatatan Bisnis UMKM

Para pelaku UMKM hanya fokus pada peningkatan penjualan, tetapi kerap menomorduakan disiplin pencatatan transaksi bisnis. Padahal, pencatatan harus tertata dengan baik.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  01:28 WIB
Ilustrasi pengrajin skala UKM menyelesaikan pembuatan alas sepatu./Bisnis - Abdullah Azzam
Ilustrasi pengrajin skala UKM menyelesaikan pembuatan alas sepatu./Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Berdayakan Usaha Indonesia atau Batumbu menggandeng sejumlah penyedia platform yakni LUNA, GrosirOne, dan Siabos untuk mendorong pelaku usaha dalam mencatat transaksi bisnisnya.

CEO Batumbu Jenny Wiriyanto menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan upaya perseroan, selaku perusahaan teknologi finansial peer-to-peer (P2P) lending, untuk mendorong inklusi keuangan. Kerja sama itu fokus ke segmen usaha menengah kecil, menengah, dan mikro (UMKM).

Menurut dia, kolaborasi strategis tersebut berawal dari pengamatan pihaknya bahwa para pelaku usaha hanya fokus pada peningkatan penjualan, tetapi kerap menomorduakan disiplin pencatatan transaksi bisnis. Padahal, menurutnya, pencatatan itu harus tertata dengan baik.

Dia menilai bahwa pencatatan bisnis yang tidak lengkap bisa mengakibatkan UMKM sulit untuk mendapatkan pembiayaan. Hal tersebut menjadi masalah klasik dalam penyaluran pembiayaan kepada masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan konvensional.

“Melalui kolaborasi strategis yang dijalin dengan LUNA, GrosirOne, dan SiaBos, kami berharap untuk dapat menciptakan competitive advantage bagi Wira UMKM Indonesia. Dimulai dengan memberikan edukasi kepada para UMKM agar terbiasa untuk disiplin dalam pencatatan bisnis dan pengolahan data menjadi informasi strategis," ujar Jenny pada Selasa (27/10/2020) melalui keterangan resmi.

Menurutnya, pencatatan transaksi yang baik akan meningkatkan derajat UMKM menjadi segmen yang layak untuk mendapatkan pembiayaan, karena mencerminkan perilaku dari bisnis itu sendiri. Selain itu, pencatatan dapat mendorong UMKM bekerja lebih efisien dan efektif.

Jenny menjabarkan bahwa kolaborasi Batumbu dengan LUNA menawarkan solusi untuk mengoptimalkan operasional dan pelayanan dengan POS (Point of Sale), sistem order, dan pembayaran yang terdigitalisasi. Adapun, GrosirOne mendukung melalui efisiensi dengan digitalisasi rantai pasok.

Lalu, SiaBos berperan sebagai penyedia aplikasi pintar dalam mendigitalisasi pasar tradisional untuk meningkatkan penjualan UMKM dalam satu platform digital. Menurut Jenny, seluruh layanan itu akan mendorong berkembangnya ekosistem UMKM.

Jenny menambahkan bahwa kerja sama tersebut selaras dengan komitmen Batumbu dalam berinovasi dan berkolaborasi. Hal itu, menurutnya, terangkum dalam Tumbuseries yang memberikan sejumlah manfaat bagi UMKM.

Timbuseries itu meliputi Tumbupedia (edukasi kepada UMKM), TumbuSama (kolaborasi bisnis sesama UMKM Batumbu), TumbuTalk (edukasi dalam bentuk berbagi antar-UMKM), TumbuBijak (kutipan pesan positif dari pelaku bisnis), dan TumbuSehat (aktivitas CSR Batumbu).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm platform
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top