Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Rights Issue Incar Rp499,68 Miliar, Bank Oke (DNAR) Siap Genjot Kredit

Sebagai informasi, emiten bersandi saham DNAR ini melakukan rights issue sebanyak-banyaknya 2,68 miliar dengan harga pelaksanaan Rp168 per saham.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 05 November 2020  |  15:48 WIB
Karyawan berada di depan logo PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) di Jakarta, Jumat (8/5/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan logo PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) di Jakarta, Jumat (8/5/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Oke Indonesia Tbk. semakin siap meningkatkan bisnis penyaluran kredit setelah aksi penambahan modal melalui rights issue.

Sebagai informasi, emiten bersandi saham DNAR ini melakukan rights issue sebanyak-banyaknya 2,68 miliar dengan harga pelaksanaan Rp168 per saham.

Target dana dari aksi korporasi ini sebesar Rp499,68 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk pemberian kredit setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Adapun, masa perdagangan HMETD berlangsung mulai 2 November 2020 - 6 November 2020.

Wakil Direktur Utama Bank Oke Indonesia Hendra Lie mengatakan tambahan modal ini akan membuat perseroan semakin kuat. Selain itu, perseroan juga semakin siap untuk mendorong penyaluran kredit.

"Tambahan modal ini membuat OKE Bank semakin strong dan semakin siap untuk peningkatan bisnis khususnya di lending ke depannya," katanya, Rabu (4/11/2020) malam.

Hendra belum dapat menyebutkan peningkatan kinerja bank dengan tambahan modal tersebut. Sebab, rencana bisnis bank (RBB) tahun 2021 tengah disusun.

"RBB tahun 2021 sedang kita persiapkan karena banyak yang harus kita evaluasi," imbuhnya.

Pada paruh pertama tahun ini, perseroan mencatatkan pertumbuhan kredit sekitar 18,75% secara tahunan menjadi Rp3,78 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) naik 26,09% secara tahunan menjadi Rp2,53 triliun.

Restrukturisasi per Juni tahun ini tercatat Rp1,2 triliun sehingga rasio kredit bermasalah (NPL) masih dapat dijaga di rasio 3,10%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan right issue emiten bank bank oke
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top