Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Qanun Aceh: Bank Syariah BUMN Kejar Konversi Aset Rampung Sebelum Merger

BRISyariah dan Bank Syariah Mandiri berupaya segera menyelesaikan konversi aset dari induk sebelum merger efektif pada Februari 2021.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 November 2020  |  15:51 WIB
Karyawan melayani nasabah saat transaksi di Kantor Cabang Mandiri Syariah Thamrin, Jakarta, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melayani nasabah saat transaksi di Kantor Cabang Mandiri Syariah Thamrin, Jakarta, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank syariah BUMN menargetkan konversi aset dari masing-masing induknya dalam rangka implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh, bakal rampung sebelum 1 Februari 2020 atau saat merger efektif.

Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk. Ngatari mengatakan sesuai kesepakatan tiga bank peserta bahwa konversi aset akan selesai sebelum 1 Februari 2020. Adapun, BRIsyariah mencatat konversi aset dari induk bank telah mencapai sekitar 90 persen.

Ngatari memerinci kredit BRI di Aceh yang telah dikonversi ke pembiayaan telah sesuai dengan yang ditargetkan yakni Rp11 triliun sampai dengan hari ini. Dengan demikian, fokus perseroan saat ini yakni konversi pendanaan induk usaha ke syariah yang masih memiliki potensi sekitar Rp1 triliun.

"Kami upayakan akhir tahun selesai. Tetapi sesuai kesepakatan 3 bank, kami upayakan sudah selesai sebelum 1 Februari 2020 [merger bank syariah BUMN efektif]," katanya dalam public expose, Kamis (6/11/2020).

Adapun, PT Bank Syariah Mandiri mencatat konversi aset dari induknya telah mencapai hampir 80 persen per Oktober 2020.

Corporate Secretary Bank Syariah Mandiri Ivan Ally mengatakan Mandiri Syariah telah melakukan konversi di bisnis pendanaan sebesar 70 persen dengan nomimal Rp2,07 triliun. Sementara konversi di bisnis pembiayaan mencapai 79 persen dengan nominal Rp1,06 triliun per periode Oktober 2020.

Ivan menambahkan perseroan terus berekspansi untuk memperluas akses bagi masyarakat Aceh dan gencar mensosialisasikan produk layanan. Di antaranya layanan digital Mandiri Syariah Mobile dan Net Banking untuk kebutuhan transaksi finansial, sosial dan spiritual nasabah.

Baru-baru ini Mandiri Syariah juga menyediakan layanan weekend banking demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat Aceh.

"Produk layanan Mandiri Syariah dapat diakses di seluruh outlet Bank Mandiri termasuk jaringan ATM Mandiri Syariah, Bank Mandiri dan jaringan ATM Bersama," katanya, dikutip Senin (9/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah aceh bri syariah qanun aceh bank syariah mandiri
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top