Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chatib Basri Bilang Cetak Uang Gak Masalah, Asal...

Menurut Ekonom Senior Universitas Indonesia Chatib Basri, cetak uang tidak bermasalah asalkan dilakukan saat demand masyarakat rendah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 11 November 2020  |  15:22 WIB
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom senior Chatib Basri menegaskan cetak uang oleh bank sentral bisa dilakukan selama permintaan lemah.

"Tapi kalau demand-nya sudah naik, terus cetak uang, itu bisa inflasi," ujar Chatib, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, burden sharing antara Bank Indonesia dan pemerintah cukup baik karena time frame pelaksanaannya jelas. "Kalau dilakukan unlimited, orang pasti takut," tegas Chatib dalam webinar Economic Outlook 2021 BTPN dan Bisnis Indonesia.

Skema burden sharing dengan bunga surat utang yang ditetapkan sudah sangat baik. Chatib menilai, bunga surat utang yang dibeli Bank Indonesia (BI) memang tidak boleh nol persen.

"Jangan sampai bunganya nol karena orang tidak akan beli government bond." Bunganya harus sesuai dengan pasar sehingga program cetak uang bisa berjalan.

Dalam kesempatan ini, Chatib juga menilai masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah memiliki pengalaman dalam mengendalikan utang. Pada 2000, rasio utang pemerintah pernah mencapai 120 persen terhadap PDB dan rasio itu bisa ditekan dalam waktu yang terukur. 

"Tidak usah terlalu khawatir, kita punya pengalaman untuk atasi itu," ungkapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sentral burden sharing
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top