Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berkat Bank Jago (ARTO), Jerry Ng Masuk Daftar 50 Orang Paling Tajir

Dilansir dari Forbes, kekayaan Jerry Ng ditaksir mencapai mencapai US$600 juta atau sekitar Rp8,4 triliun (kurs Rp14.117).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 10 Desember 2020  |  16:08 WIB
Bankir Senior Jerry Ng  - Bisnis.com
Bankir Senior Jerry Ng - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bankir senior Jerry Ng masuk daftar 50 orang terkaya Indonesia veri majalah Forbes. Kekayaan mantan Direktur Utama PT Bank BTPN Tbk. itu terkerek berkat kinerja saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO).

Dilansir dari Forbes, kekayaan Jerry Ng ditaksir mencapai mencapai US$600 juta atau sekitar Rp8,4 triliun (kurs Rp14.117). Jumlah tersebut menempatkan Jerry Ng di urutan ke-44 dalam daftar 50 orang paling tajir di Tanah Air.

Forbes menyebut, Jerry Ng merupakan satu dari tiga wajah baru yang menghuni senarai 50 orang terkaya di Indonesia. Dua nama baru yaitu pemilik perusahaan cat Avia Avian Wijono dan Hermanto Tanoko di urutan ke-39 dengan total kekayaan US$700 juta ; dan Co-Founder PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Susanto Suwarno dengan nilai kekayaan US$475 juta berada di posisi ke 50.

Sebagaimana diketahui, Jerry Ng bersama menantu taipan TP Rachmat, Patrick Walujo mengakuisisi saham PT Bank Artos Tbk. pada pertengahan 2019.

Singkat cerita lewat akuisisi dan rights issue, Jerry Ng dan Patrick Walujo menggenggam 51 persen saham Bank Artos. Kepemilikan Jerry melalui Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI), sedangkan Patrick Walujo masuk dengan Wealth Track Technology Limited. Porsi saham masing-masing sebesar 37,65 persen dan 13,35 persen.

Dalam prospektus di Harian Bisnis Indonesia 22 Agustus 2019, Jerry Ng dan Patrick Walujo berkomitmen mengembangkan Bank Artos sebagai bank yang melayani segmen menengah dan bawah dalam piramida pasar mass market. Bank juga akan menggunakan platform teknologi digital.

Pada April 2020, Bank Artos rampung menggelar rights issue dan mendapat dana segar Rp1,34 triliun dari aksi korporasi tersebut. Berselang tiga bulan, Bank Artos bersalin rupa menjadi Bank Jago.

Sejak berganti kepemilikan, saham Bank Jago terus meroket. Misalya, dari Rp742 di 13 September 2019 menjadi Rp3.665 pada 7 November 2019. Pada 4 Desember 2020, harga saham Bank Jago menembus level tertinggi baru di 4.050.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (10/12/2020), harga saham Bank Jago turun 4,56 persen ke posisi 3.350. Dalam enam bulan terakhir saham Bank Jago sudah naik 282 persen. Total kapitalisasi saham Bank Jago mencapai Rp36,37 triliun, salah satu yang terbesar di deretan emiten perbankan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

forbes jerry ng orang terkaya forbes Bank Artos bank jago
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top