Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Chairul Tanjung Resmi Setor Rp100 M, Ini Rencana Bank Bengkulu Usai Naik Kelas

Dengan dilakukannya penyetoran dana setoran modal oleh Mega Corpora, maka modal inti Bank Bengkulu telah mencapai lebih dari Rp1 triliun atau masuk kategori BUKU II.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  15:14 WIB
Chairul Tanjung Resmi Setor Rp100 M, Ini Rencana Bank Bengkulu Usai Naik Kelas
Salah satu kantor cabang Bank Bengkulu - bankbengkulu.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Bengkulu melakukan penandatanganan perjanjian pengikatan pengambilan saham dengan PT Mega Corpora pada Senin (28/12/2020) di Jakarta.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Komisaris Utama Bank Bengkulu Ridwan Nurazi dan Direktur Utama Bank Bengkulu Agusalim beserta Direktur Utama PT Mega Corpora Ardhayadi.

Dengan dilaksanakannya penandatangan Perjanjian Pengikatan Pengambilan Saham tersebut, secara resmi Mega Corpora, yang dimiliki oleh pengusaha nasional Chairul Tanjung, akan melakukan penyetoran dana setoran modal kepada Bank Bengkulu tahap pertama pada 2020. Adapun, penyetoran dana setoran modal tahap kedua selanjutnya akan dilakukan sampai dengan April 2021.

Direktur Utama Bank Bengkulu Agusalim menyampaikan dengan dilakukannya penyetoran dana setoran modal tersebut oleh Mega Corpora, maka modal inti Bank Bengkulu telah mencapai lebih dari Rp1 triliun. Selanjutnya, perseroan akan melalui proses verifikasi dari pihak OJK sebagai regulator untuk melangkah menjadi BUKU II.

"Pengambilan saham oleh pihak PT. Mega corpora telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank Bengkulu dan PT. Mega Corpora kedepan akan menjalin kerjasama dalam kegiatan usaha bank," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (29/12/2020).

Setelah menjadi BUKU II, Bank Bengkulu akan melakukan ekspansi dengan cakupan kegiatan usaha seperti peningkatan layanan teknologi e-Banking, perdagangan Valuta Asing, pengembangan produk lainnya yang sebelumnya tidak ada di Bank Bengkulu. Perseroan juga bisa melakukan kegiatan penyertaan modal ke depannya.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin luasnya jangkauan kegiatan usaha Bank Bengkulu ke depan. Dengan meningkatnya cakupan layanan, Bank Bengkulu diharapkan dapat meraih lebih banyak lagi kepercayaan baik itu dari nasabah dan mitra-mitra Bank Bengkulu.

Sampai dengan November 2020, Bank Bengkulu berhasil membukukan total aset sebesar Rp8,305 trilliun. Total laba bersih mencapai Rp140 miliar yang tumbuh sebesar 133 persen terhadap target 2020, serta didorong juga oleh ekspansi kredit yang disalurkan Bank Bengkulu sebesar Rp5,833 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Bengkulu tercatat sebesar Rp7,063 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chairul tanjung bpd bank bengkulu modal inti
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top