Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bagaimana Nasib Rekening dan Tabungan Haji Nasabah Bank Syariah BUMN Setelah Merger?

Simak hal-hal yang harus diperhatikan nasabah Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 02 Februari 2021  |  19:08 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo secara resmi menggabungkan tiga bank syariah milik BUMN menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pascamerger, BSI didapuk sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

Lantas bagaimana dengan nasabah yang memiliki rekening Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah? Jangan khawatir, Anda masih bisa menikmati layanan di bank masing-masing selama masa transisi merger.

Dikutip dari laman Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, maupun BNI Syariah pada Selasa (2/2/2021), disebutkan bahwa nasabah tidak perlu melakukan penggantian kartu debit, buku tabungan, dan Hasanah Card pada tanggal efektif merger.

"Penggantian item-item tersebut akan dilakukan secara bertahap. Seluruh kartu debit dari ketiga bank dan Hasanah Card yang dimiliki saat ini masih bisa digunakan," tulis laman Bank Mandiri Syariah seperti dikutip Bisnis, Selasa (2/1/2021).

Bank Mandiri Syariah menyebutkan Hasanah Card masih bisa digunakan untuk transaksi sampai nanti nasabah menerima Kartu Pembiayaan baru dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Saat ini, sudah terdapat tiga cabang pilot BSI. Jika rekening berada di cabang pilot ini, Anda bisa langsung merubah rekening dan layanan lainnya ke Bank Syariah Indonesia.

Namun, jika belum terintegrasi, maka nasabah cabang lainnya masih bisa menggunakan berbagai layanan hingga cabang tersebut berubah menjadi cabang pilot. Hal ini juga termasuk pada layanan tabungan dan deposito.

"Selain itu, migrasi rekening pun sudah bisa dilakukan jika rekening Anda berada di cabang pilot, terkecuali untuk tabungan yang memiliki kontrak dan terafiliasi dengan rekening pembiayaan," tulis Bank Syariah Mandiri.

Untuk layanan pendaftaran dan pelunasan haji dan umroh, transaksi tersebut bisa dilakukan di cabang saat nasabah mendaftar. Cabang pilot saat ini hanya melayani nasabah baru untuk pembukaan tabungan haji. Bagi para pemilik kartu debit Haji Umroh, kartu tersebut masih bisa digunakan seperti biasanya.

Terkait penggunaan ATM, nasabah ketiga bank syariah BUMN disarankan untuk tetap menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank atau jaringan ATM yang bekerjasama selama proses integrasi berlangsung. Ke depannya, produk-produk serupa di tiga bank akan memiliki pricing dan tarif yang sama. 

Berikut tiga cabang pilot Bank Syariah Indonesia yang bisa Anda datangi:

1. Syariah Indonesia KC Jakarta Hasanudin (eks Bank Syariah Mandiri)
Alamat: Jalan S. Hasanudin No 57, Jakarta Selatan.

2. Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat (eks BNI Syariah)
Alamat: Jalan Arteri Kelapa 2 No 40A, Jakarta Barat.

3. Bank Syariah Indonesia KC Tangerang BSD City (eks BRI Syariah)
Alamat: Ruko Tol Boulevard Blok D, No 20-21 Jl Pahlawan Seribu, Kel Rawa Buntu, Kec Serpong, Kota Tangerang Selatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah nasabah Bank Syariah Indonesia
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top